Danowudu-Bitung Tersambung Tol, Masyarakat Sudah Bisa Jajal

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 22 Des 2021 18:15 WIB
Tol Danowudu-Bitung
Foto: Dok. Jasa Marga
Jakarta -

Jelang perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Tol Manado-Bitung Seksi 2B Ruas Danowudu-Bitung sepanjang 13 kilometer (km) beroperasi secara fungsional mulai tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan 4 Januari 2022. Ruas tol yang dioperasikan mulai dari Km 26+350 s.d. KM 39+800 mulai tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan 4 Januari 2022.

Untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan, khusus segmen ruas Danowudu-Bitung yang dioperasikan secara fungsional, hanya dibuka pada pukul 06.00-18.00 WITA. Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung Charles Lendra memastikan seksi 2B Ruas Danowudu-Bitung aman untuk dilintasi pengguna jalan.

"Walaupun dioperasikan secara fungsional, konstruksi Jalan Tol Manado-Bitung seksi 2B Danowudu-Bitung telah mencapai 99.9%. Namun kami akan terus berkoordinasi dengan kontraktor untuk memastikan kebersihan dan kesiapan jalur sebelum dibuka secara fungsional pada 23 Desember 2021 nanti," ujar Charles dalam keterangannya, Rabu (22/12/2021).

Charles juga menambahkan bahwa PT JMB akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, khususnya pemerintah daerah, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama melintas di Jalan Tol Manado-Bitung.

Pengoperasian secara fungsional seksi 2B Danowudu-Bitung untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, serta diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat ke berbagai wilayah di Sulawesi Utara karena keseluruhan Ruas Tol Manado-Bitung sepanjang 39,89 Km telah tersambung sepenuhnya.

PT JMB bersama Jasamarga Nusantara Tollroad Regional mengimbau pengguna jalan untuk tetap memperhatikan kesiapan diri dan kendaraan sebelum memulai perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan prima, tubuh yang fit dan membawa e-toll dengan saldo yang cukup, serta tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat sebagai bentuk antisipasi penyebaran COVID-19.

(ara/fdl)