Dikaitkan Kecelakaan Maut, Lubang di Tol Kayu Agung-Palembang Ditambal

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 09 Jan 2022 19:23 WIB
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Palembang-Lampung. Seorang mahasiswa tewas akibat mobilnya mengalami kecelakaan setelah menghindari jalan berlubang. (Foto: dok. Istimewa)
Foto: Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Palembang-Lampung. Seorang mahasiswa tewas akibat mobilnya mengalami kecelakaan setelah menghindari jalan berlubang. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

PT Waskita Toll Road Bersama PT Waskita Sriwijaya Tol menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di KM 362+800 B ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) pada Jumat (7/1). Kejadian ini diharapkan tidak akan terulang lagi.

"Kejadian ini sangat tidak kami harapkan terjadi. Kami berharap dan berupaya semaksimal mungkin agar kejadian ini tidak akan terjadi Kembali," kata Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol Herwidiakto dalam keterangan resmi dikutip detikcom, Minggu (09/01/2022).

Atas kejadian tersebut, saat ini pihak kepolisian lalu lintas Kabupaten Ogan Ilir sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sedang dalam proses analisa. Lokasi kejadian sudah dapat dilalui kendaraan secara normal sejak 7 Januari 2022 pukul 18.50 WIB.

Memasuki musim penghujan, PT Waskita Sriwijaya Tol disebut telah melakukan upaya peningkatan monitor dan pemeriksaan kondisi ruas tol Kapal Betung dengan melakukan peningkatan patrol, serta melakukan upaya perbaikan secara optimal jika terdapat kerusakan di badan jalan tol.

"Kami juga mulai melakukan penutupan lubang pada badan jalan yang rusak dengan aspal khusus yang reaksinya cepat sehingga dapat segera dilalui oleh kendaraan," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Waskita Toll Road, Septiawan Andri Purwanto menyampaikan akan secepatnya mengerahkan tim perbaikan yang lebih banyak untuk lebih cepat mengetahui kerusakan yang terjadi, agar dapat segera melakukan antisipasi perbaikan dengan cepat dan akurat di sepanjang ruas tol.

"Perbaikan yang dilakukan tidak hanya cepat, namun kualitas perbaikannya juga baik dan tahan lama. Monitoring kondisi jalan akan terus dilakukan sampai konsolidasi tanah settlement yang terjadi memasuki fase stabil," tuturnya.

Para pengguna jalan diimbau agar selalu berhati-hati ketika berkendara, setiap pengendara wajib waspada, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan informasi keselamatan pada papan VMS, serta memperhatikan batas maksimal kecepatan yang tersedia di sepanjang ruas tol.

Sebagai informasi, korban kecelakaan maut atas kejadian ini bernama Febi Khoirunnisa yang menggunakan kendaraan minibus Honda Brio. Kendaraan melaju dari arah Palembang (Kramasan) menuju Kayu Agung, di mana kendaraan tersebut menabrak Median Concrete Barrier (MCB) Beton.

(dna/dna)