Usai Luhut, Jokowi 'Turun Gunung' Cek Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 17 Jan 2022 10:08 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan), Menkeu Sri Mulyani (kedua kiri) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) dan perwakilan PT KCIC saat meninjau pembangunan tunnel proyek kereta cepat di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021). Kereta cepat Jakarta - Bandung ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2022. ANTARA FOTO/HO/Setpres-Kris/wpa/foc.
Presiden Joko Widodo (tengah) saat meninjau pembangunan tunnel proyek kereta cepat di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021)/Foto: ANTARA FOTO/LUKAS
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Purwakarta hari ini. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah meninjau proyek ini lebih dulu pada Rabu (12/1).

Dikutip dari keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (17/1/2022), Jokowi bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jokowi diagendakan untuk memberikan pengarahan pada Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Setelahnya, Jokowi bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Pasar Sederhana, Bandung untuk memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pedagang kaki lima dan warung.

Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Jokowi akan meninjau terowongan 2 proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang ada di Kabupaten Purwakarta.

Untuk diketahui, terowongan 2 atau tunnel 2 menjadi salah satu kendala proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Sebab, tanah yang yang digali untuk terowongan merupakan tanah lunak alias tanah lempung.

Tunnel 2 Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki panjang terowongan sekitar 1 kilometer berlokasi di Desa Bunder, Jatiluhur, Purwakarta. Di titik ini terdapat 300 meter jalur yang masih terkendala karena tanah lempung.

"Jadi kendala sebelumnya ini masalah clay soil ya, jadi memang di titik ini tanah yang lembut, lumpur jadi sehingga pada saat digali dengan ekskavator langsung runtuh, di sini (tunnel 2) kira-kira tinggal 300 meteran (masih terkendala)," ujar Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, ditemui di sela-sela kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (12/01).

Simak juga 'Luhut 'Turun Gunung' Gegara Tanah Proyek KCIC Gampang Runtuh':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)