1x24 Jam Jalan Rusak di 3 Ruas Tol Trans Jawa Ini Mulus Lagi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 26 Jan 2022 22:50 WIB
Suasana ruas tol Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), Brebes, Rabu (30/12/2020).
Ilustrasi tol Pejagan-Pemalang/Foto: Imam Suripto/detikcom
Jakarta -

PT Waskita Toll Road menggelar perawatan dan perbaikan berkala jalan tol Trans Jawa, yaitu ruas tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pemalang-Batang. Perbaikan badan jalan tol menyeluruh pada ketiga ruas ini digarap masing-masing Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Ketiga BUJT itu adalah PT Semesta Marga Raya (SMR) selaku pengelola ruas tol Kanci - Pejagan, PT Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR) selaku pengelola ruas tol Pejagan - Pemalang, serta PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) selaku pengelola ruas tol Pemalang - Batang.

Perbaikan yang dilakukan di antaranya dengan menggunakan metode patching atau penambalan pada badan jalan yang berlubang menggunakan aspal hotmix, perbaikan besar menggunakan metode pelapisan ulang pada badan jalan, serta perkerasan beton dengan struktur perkerasan lentur atau flexible pavement pada beberapa titik ruas tol.

Direktur Utama SMR PPTR dan PBTR Supriyono menjelaskan strategi penanganan yang cepat dan tanggap merupakan hal yang sangat krusial dalam memperbaiki ruas tol.

"Ketika ada badan jalan yang rusak, kami segera melakukan perbaikan instan menggunakan aspal coldmix dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam, di mana selanjutnya akan dilakukan perbaikan permanen menggunakan aspal hotmix. Dalam perbaikan besar, aspal coldmix dan aspal eksisting di sekitar badan jalan yang rusak atau berlubang pun akan kami bongkar, sebelum diperbaiki secara permanen menggunakan aspal hotmix," jelas Supriyono dalam keterangan tertulis, Rabu (26/1/2022).

Selain memperbaiki badan jalan yang mengalami kerusakan, beberapa pencegahan telah dilakukan di sekitar ruas tol. salah satunya dengan pekerjaan proteksi longsor pada ruas tol Kanci - Pejagan. Pekerjaan ini berkaitan dengan komitmen BUJT dalam menjaga kualitas pelayanan serta kondisi jalan tol sesuai dengan SPM, di mana kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama.

"Perbaikan pada ketiga ruas ini akan terus berjalan untuk memenuhi SPM yang telah ditetapkan. Kami berharap untuk terus dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pengguna
jalan," tutur Supriyono.

Sebagai informasi, Mempertahankan kualitas jalan tol dari segi pelayanan, khususnya menjaga kondisi badan jalan merupakan hal yang menjadi perhatian utama bagi pengelola jalan tol. Hal ini diukur dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol yang telah disusun oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

(hns/hns)