ADVERTISEMENT

Pembangunan Tol Trans Sumatera Butuh Puluhan Triliun Rupiah Uang Negara

Iffa Naila Safira - detikFinance
Minggu, 06 Feb 2022 08:17 WIB
Proyek Tol Simpang Indralaya-Muara Enim
Foto: Dok. Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR
Jakarta -

Penyelesaian proyek Tol Trans Sumatera, membutuhkan biaya dari uang negara hingga puluhan triliun. Hal ini diungkap Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Dana tersebut diberikan dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) kepada PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor utama pembangunan Tol Trans Sumatera.

Menurut Sri Mulyani, jumlah PMN itu mencapai Rp 23,85 Triliun untuk tahun 2022. Sebelumnya, Hutama Karya mendapatkan kucuran dana Rp 25,2 triliun pada tahun 2021.

"Pada tahun 2021 Hutama Karya mendapatkan PMN sebesar Rp25,2 triliun, tahun 2022 mendapat PMN sebesar Rp 23,85 triliun untuk penyelesaian sejumlah ruas Tol Trans Sumatera," ujar Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (5/2/2022).

Salah satu bukti dari penggunaan PMN tersebut adalah selesainya pembangunan Tol Binjai-Stabat sepanjang 11,8 km yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat (4/2/2022).

Tol Binjai-Stabat ini merupakan seksi 1 dari ruas tol Binjai-Langsa sepanjang 131 km, dan nilai proyek konstruksinya membutuhkan Rp 16,7 triliun.

Hutama Karya akan melanjutkan pembangunan ruas tol selanjutnya yang saat ini sudah berjalan 50,3% dan ditargetkan akan rampung pada Februari 2023, yaitu ruas Tol Stabat-Tanjung.

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Ibu-Anak 'Telantar' di Tol Trans Sumatera, Diduga Ribut dengan Suami"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT