ADVERTISEMENT

Pusat Mau Bikin Sistem Pengelolaan Air Limbah Jakarta, Nih Rinciannya

Iffa Naila Safira Widyawati - detikFinance
Sabtu, 19 Mar 2022 22:09 WIB
Aliran Banjir Kanal Timur di Cipinang, Jakarta, kembali berbusa. Busa ini disebabkan air tercemar limbah deterjen.
Foto: Agung Pambudhy: limbah di aliran sungai di Jakarta
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) atau yang biasa disebut Jakarta Sewerage Development Project (JSDP). Proyek ini digarap untuk mengatasi masalah sanitasi dan air limbah di DKI Jakarta.

Kementerian PUPR bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) mempersiapkan pembangunan sistem (SPALD) ini. Selain itu, untuk pembiayaan didukung dari APBD Pemprov DKI Jakarta.

"Persepsi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan masih belum menjadi kebutuhan. Praktik buang air besar sembarangan (BABS) juga masih terjadi di beberapa tempat," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (19/3/2022).

Menurut Basuki masalah sanitasi bukan hanya sebuah masalah ketersediaan infrastruktur, namun juga sangat bergantung pada pola perilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan. Diharapkan dengan pembangunan ini, bisa meningkatkan akses sanitasi di DKI Jakarta dan melindungi kualitas air dari pencemaran limbah domestik.

Pembangunan meliputi 6 zona. Langsung klik halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT