2 Investor Mau Cabut dari IKN Susul SoftBank, Luhut: yang Ada Malah Nambah

ADVERTISEMENT

2 Investor Mau Cabut dari IKN Susul SoftBank, Luhut: yang Ada Malah Nambah

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2022 16:03 WIB
Luhut Tinjau Proyek Kereta Cepat
Foto: Kholida Qothrunnada
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan ada banyak negara yang tertarik untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal ini terkait rumor tentang adanya dua investor lain yang berencana mundur dari IKN.

Menurut Luhut mengaku pihak AS hingga Arab Saudi penasaran dan sempat bertanya padanya terkait investasi di IKN Nusantara. Ia bilang pemerintah membuka pintu bagi siapapun untuk bisa masuk ke sana.

"Kemarin juga ada kaya Amerika Serikat, sempat tanya ke saya. Tapi saya kira kita terbuka sama negara mana saja," kata Luhut saat meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung di Purwakarta, Rabu (30/3/2022).

"Kemudian, Saudi Arabia juga kemarin meminta, karena kemarin saya ketemu dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Muhammad bin Salman beliau juga minta berinvestasi ke IKN," sambungnya.

Untuk saat ini, kata Luhut, investor yang sudah dipastikan masuk ke IKN Nusantara ialah Abu Dhabi. Nilai investasinya sebesar US$ 20 miliar.

"Terkait kerja sama IKN, yang sudah pasti kerja sama dengan kita adalah Abu Dhabi, itu mereka masuk US$ 20 miliar untuk proyek IKN Nusantara Indonesia.

Luhut menegaskan bahwa isu kepergian investor IKN itu sudah tidak ada lagi, justru kata Luhut, ke depannya bakal bertambah.

"Tadi udah saya jelaskan. Jadi, jangan dibuat isu-isu IKN investornya pergi. Malah ada, malah tambah investornya," tegas Luhut.

Sebelumnya, Luhut telah memastikan masih banyak investor yang bakal mendanai proyek IKN. Total ada 5 negara yang siap mendanai pembangunan IKN ini. "Kalau tidak salah hitung ada 5 negara yang siap (mendanai) IKN," ujar Luhut kepada detikJatim di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Sabtu (19/3/2022).

Lihat juga Video: Bambang Susantono Blak-blakan soal Saweran Bangun IKN

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT