ADVERTISEMENT

Arus Mudik Diproyeksi Melonjak, 3 Proyek Tol Ini Dikebut

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2022 13:00 WIB
Sejumlah ruas jalan yang biasanya ramai di kala mudik kini tampak lengang usai mudik dilarang. Penampakan itu dapat dilihat salah satunya di Tol Solo-Kertosono.
Ilustrasi/Foto: Agung Mardika/Detikcom
Jakarta -

Arus mudik lebaran tahun ini disebut-sebut akan mengalami lonjakan. Karena itu pemerintah menyiapkan dengan maksimal jalur mudik yang akan dilalui masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menjelaskan jika pemerintah sudah berkoordinasi dengan sejumlah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2022.

Dia menjelaskan, ada beberapa target pekerjaan yang dikebut. Antara lain pelebaran jalan Tol Jakarta-Cikampek jalur B atau menuju Jakarta di titik KM 67-50 sebagai antisipasi untuk ruas fungsional terbatas untuk arus balik bagi kendaraan kecil.

Basuki berjanji jika pekerjaan ini bisa selesai sebelum hari raya. "Ini oleh Jasa Marga. Seluruhnya akan diselesaikan, fungsional H-10," kata dia dalam keterangan resmi Ditjen Bina Marga, ditulis Jumat (8/4/2022).

Selanjutnya adalah pembangunan Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Selatan (SS Sadang KM62 - SS Kutanegara KM 53) ada sepanjang 8,6 km sebagai antisipasi ruas fungsional arus balik.

Nantinya jalur alternatif ini akan melewati jalan industri sepanjang 15 KM dan masuk lagi ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Gate Karawang Timur Km 54. Jadi jika ada kemacetan parah Japek Selatan akan difungsionalkan.

Sementara itu, untuk melancarkan arus mudik lebaran ke arah Barat Jakarta ada pekerjaan duplikasi Jembatan Ciujung di KM 57 pada ruas tol Tangerang-Merak. Progres jembatan ini sudah mencapai 93% dan ditargetkan beroperasi pada 8 April 2022.

Basuki juga memberi perhatian pada Tempat Istirahat atau Pelayanan (TIP) di 1.064 KM Tol di Pulau Jawa.

Dari data Bina Marga disebutkan ada 96 lokasi TIP atau rest area yang terdiri dari 53 TIP kelas A, 35 TIP kelas B dan 8 TIP kelas C.

Layanan di lokasi TIP terus ditingkatkan dengan menambah area komersial UMKM, toilet yang bersih, prasarana ramah disabilitas, fasilitas ibadah, serta penataan taman.

"Kami minta kepada BUJT untuk menyediakan temporary toilet sebanyak-banyaknya," jelas dia.

Hal ini karena diprediksi ada 3,8 juta pemudik yang akan melintasi tol ini. Pasalnya sudah 2 tahun tak ada mudik dan tahun ini akan menjadi euforia

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT