Jembatan Ngaglik yang Pernah Jadi 'Korban' Truk Obesitas Dibuka Lagi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 18 Apr 2022 14:12 WIB
Jembatan Ngaglik/Dok Kementerian PUPR
Foto: Jembatan Ngaglik/Dok Kementerian PUPR
Jakarta -

Jembatan Ngaglik 1 di Lamongan kembali dibuka untuk umum pada Minggu 17 April 2022. Sebelumnya, Jembatan Ngaglik pernah ambruk lantaran dilewati truk gandeng obesitas alias Over Dimension dan Overload (ODOL). Girder atau balok penyangga jembatan patah ketika dilewati truk ODOL.

Perbaikan jembatan telah dilakukan dengan penggantian girder dengan kekuatan menahan beban hingga 50 ton sesuai ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) terbaru. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali pun telah melaksanakan uji beban setelah jembatan itu diperbaiki.

Dengan begitu, Jembatan Ngaglik 1 telah dibuka kembali Minggu, 17 April 2022 pukul 14.15 WIB untuk dilalui kendaraan alias open traffic.

"Saya senang dan bangga terhadap tim yang telah berkerja keras siang dan malam, sehingga Jembatan Ngaglik 1 bisa selesai lebih cepat dengan waktu pengerjaan 19 hari kerja", kata Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali Kementerian PUPR Achmad Subki dalam keterangannya, Senin (18/4/2022).

Achmad Subki menjelaskan bahwa Jembatan Ngaglik terletak di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang strategis bagi lalu lintas logistik maupun barang dan jasa. Selain itu, jembatan ini juga penting sebagai jalur mudik lebaran.

"Dengan dibukanya Jembatan Ngaglik lebih cepat dari jadwal, kita berharap bisa memperlancar para pemudik yang akan pulang kampung pada Lebaran tahun 2022 ini", tutup Achmad Subki.

Selain Jembatan Ngaglik, Subki menyatakan BBPJN Jawa Timur-Bali Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan perkerasan jalan beton/rigid pada ruas antara Lamongan dan Gresik sepanjang 16 kilometer.

Jembatan Ngaglik 1 terletak di Ruas Jalan JA Suprapto, Lamongan. Jembatan Ngaglik Balok Beton Prategang dan memiliki panjang 25,8 m dengan lebar 18 m. Jembatan ini dibangun pada tahun 1979, dan kemudian mengalami pelebaran pada tahun 1993 yang lalu.



Simak Video "Warga di Cianjur Seberangi Sungai Pakai Ban karena Jembatan Ambruk"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)