ADVERTISEMENT

Progres Terkini Tol Tanggul Laut Semarang-Demak 26,95 Km

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 09 Jul 2022 20:53 WIB
Kementerian PUPR menggenjot pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Begini progres jalan tol yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang tersebut.
Foto: Dok. Kementerian PUPR: Proyek tol Semarang-Demak
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak di Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran Tol Semarang-Demak diharapkan dapat semakin melengkapi konektivitas jaringan jalan di wilayah Jawa Tengah bagian utara sekaligus menjadi penghubung kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata religi khususnya di wilayah Demak.

Sebagai informasi, Tol Semarang-Demak terintegrasi tanggul laut dengan struktur timbunan di atas laut diperkuat dengan matras bambu setebal 13 lapis.

Basuki mengingatkan pembangunan Tol Semarang - Demak tetap memperhatikan aspek konstruksi, aspek waktu, dan aspek keuangan. "Ini technical challenge, jadi harus benar-benar diperhatikan," kata Menteri Basuki, dikutip keterangan BPJT, Sabtu (9/7/2022).

Tol Semarang - Demak memiliki panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 km menjadi porsi pemerintah (APBN) dengan kebutuhan biaya Rp 10 triliun.

Sementara Seksi 2 untuk ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km menjadi porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Untuk seksi 1 telah dilaksanakan kontrak dengan paket pekerjaan peninggian Jembatan Kaligawe, elevated freeway, dan pile slab untuk 1A. Lalu pekerjaan tanggul laut dan jalan utama, On/Off Ramp, Jembatan Kali Babon dan Sayung, serta rest area dan Gerbang Tol untuk 1B, dan pembangunan Kolam Retensi Terboyo (± 189 Ha) dan Sriwulan (± 28 Ha), Rumah Pompa Terboyo dan Sriwulan untuk 1C.

Pada seksi 1 tengah dilakukan trial embankment sepanjang 0,4 km dengan progres 7,63 % dan diharapkan selesai pada bulan Januari 2023 hingga 2 lapis timbunan.

Sebagai informasi, Tol Semarang-Demak terintegrasi tanggul laut dengan struktur timbunan di atas laut diperkuat dengan matras bambu setebal 13 lapis. Diharapkan dengan Pembangunan Jalan Tol yang terintegrasi tanggul laut, permasalahan banjir rob di Semarang Timur, khususnya Kaligawe - Sayung yang mengakibatkan kerugian ekonomi cukup signifikan dapat teratasi di akhir tahun 2023

Upaya tersebut diperkuat dengan terbangunnya tanggul hingga 4 lapis timbunan dan beroperasinya Rumah Pompa pada Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan.

Selanjutnya, untuk Seksi 2 yang ditargetkan rampung akhir tahun ini sudah tahap konstruksi dengan progres mencapai 87,4% . Pembangunan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan Konsultan Supervisi PT. Virama Karya (Persero) dengan biaya konstruksi sebesar Rp 4,7 triliun.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT