ADVERTISEMENT

RI Genjot Pembiayaan Infrastruktur Ramah Lingkungan, Ini Caranya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2022 15:45 WIB
Pasca Lebaran, proyek pembangunan sejumlah ruas tol kembali bergeliat. Salah satunya proyel pembangunan Tol Becakayu Seksi 2A.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) sebagai Special Mission Vehicles (SMV) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan berkomitmen mendorong pembiayaan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad menyatakan pihaknya sebagai perusahaan yang dimandatkan langsung oleh Kementerian Keuangan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur akan melakukan akselerasi program pembiayaan yang berkelanjutan.

Hal itu dilakukan dengan mengeluarkan produk-produk keuangan berkelanjutan melalui mobilisasi dukungan pembiayaan fasilitas multilateral atau instrumen pasar modal.

"Misalnya seperti green bond, serta SDG Indonesia One (SIO) sebagai platform blended finance yang di mana pada platform ini kami telah berhasil memperoleh komitmen sebesar US$ 3,3 miliar dari para donor, filantropi, maupun lembaga keuangan bilateral maupun multilateral," ungkap Edwin dalam keterangannya, Kamis (14/7/2022).

Uang yang didapat dari instrumen pembiayaan tersebut selanjutnya akan disalurkan PT SMI ke dalam proyek-proyek berwawasan lingkungan, misalnya sektor energi terbarukan.

PT SMI dan IIF sendiri baru saja menghelat forum bisnis Sustainable Finance: Instruments and Management in Achieving Sustainable Development of Indonesia. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Road to G20 di Indonesia

Forum bisnis terkait keuangan berkelanjutan ini merupakan salah satu dari enam agenda prioritas di jalur keuangan (finance track) Presidensi G20 Indonesia 2022. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mendiseminasikan arah kebijakan, target, serta pengalaman dari para pakar terkait penerapan instrumen keuangan berkelanjutan.

Melalui diskusi ini dibahas mengenai peran pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kerangka kebijakan, dan upaya pemerintah dalam mengalokasikan anggaran untuk mengatasi dampak perubahan iklim di Indonesia.

Selain itu, juga dibahas bagaimana dukungan para mitra dan alternatif pendanaan yang dihimpun untuk mendanai pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT