Bakal Sambut Tamu G20, Terminal VVIP Bandara Halim Diresmikan Jokowi!

ADVERTISEMENT

Bakal Sambut Tamu G20, Terminal VVIP Bandara Halim Diresmikan Jokowi!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 05 Okt 2022 14:40 WIB
Peresmian Bandara Halim
Foto: Peresmian Bandara Halim (Istimewa/PKIP Kemenhub)
Jakarta -

Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma yang sempat direvitalisasi sejak awal tahun hari ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terminal VVIP ini rencananya bakal digunakan untuk menyambut tamu penting pada KTT G20 bulan November mendatang.

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus tinjauan singkat Jokowi di terminal baru ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, desain Terminal VVIP baru di Halim Perdanakusuma mengusung kearifan lokal dengan sentuhan modern. Fasilitas ini akan menambah kepercayaan diri Indonesia sebagai tuan rumah ketika menyambut tamu-tamu penting negara dalam Presidensi Indonesia pada KTT G-20.

"Bangunan ini tidak besar tetapi tetap cantik dan nyaman untuk ruang tunggu tamu-tamu penting negara. Kami dibantu rekan-rekan arsitek untuk mendesain dengan nuansa tradisional. Ruangan-ruangan di dalam terminal diberi nama Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Ini menunjukkan Pandawa Lima adalah suatu representasi budaya Indonesia," tutur Budi Karya dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Lebih lanjut Budi Karya menjelaskan, Bandara Halim adalah objek vital yang sebelumnya kurang terawat dan perlu dilakukan revitalisasi. Setidaknya ada 3 masalah yang sudah dibereskan dalam proses revitalisasi sebelumnya. Mulai dari runway atau landasan pacu, drainase, dan kondisi gedung Terminal VVIP.

"Kami memetakan ada tiga permasalahan yaitu: runway yang sudah terkelupas karena umur, tata air (drainase) yang kurang baik, dan kondisi gedung terminal VVIP yang kurang representatif untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar," sebut Budi Karya.

"Meskipun waktu pengerjaannya pendek hanya kurang lebih 6 bulan, tetapi berkat kolaborasi semua pihak, revitalisasi ini bisa kita laksanakan dengan baik," lanjutnya.

Revitalisasi Bandara Halim mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia/Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Sejumlah fasilitas yang direvitalisasi yakni, runway, taxiway, apron, sistem saluran drainase bandara, terminal VVIP, dan fasilitas lainnya. Adapun anggaran yang dialokasikan untuk revitalisasi sebesar Rp 600 miliar.

Bandara Halim telah beroperasi kembali untuk melayani penerbangan komersial pada 1 September 2022, usai dilakukannya revitalisasi sejak Maret 2022. Sebelum dioperasikan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan serangkaian koordinasi dengan TNI AU, AP II, Airnav Indonesia, serta pihak terkait lainnya, untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, serta pemenuhan terhadap seluruh regulasi terpenuhi.

Beberapa uji coba landing take off, sertifikasi, dan kalibrasi, juga telah dilakukan sebelum landasan (runway) dioperasionalkan kembali. Dengan panjang runway 3.000 meter, semua jenis pesawat hingga Boeing 747 dan 777 bisa mendarat di bandara ini.

(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT