ADVERTISEMENT

Jokowi Minta Dukungan PM Jepang Agar Proyek MRT Kelar Tepat Waktu

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 14 Nov 2022 16:21 WIB
Presiden Komisi Eropa Ursula Von Der Leyen dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Komisi Eropa Ursula Von Der Leyen dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida merupakan salah satu petinggi negara yang hadir dalam KTT G20 di Bali. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyempatkan diri untuk melakukan pertemuan bilateral dengan PM Jepang.

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu mengenai pembangunan infrastruktur. Presiden Jokowi mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman kelanjutan MRT fase 1 hari ini dan kerja sama studi MRT fase 3 akhir Oktober lalu.

"Saya harapkan dukungan Yang Mulia agar proyek MRT bisa selesai tepat waktu," ucap Jokowi dikutip dalam rilis resmi BPMI Sekretariat Presiden, Senin (14/11/2022).

Jokowi juga mengajak Fumio Kishida bersama-sama menyukseskan KTT G20 agar hasilkan deklarasi bersama.

"Harapan dunia sangat besar terhadap G20 sebagai katalis pemulihan global. Kesuksesan G20 merupakan collective responsibility dari seluruh negara G20," ucap Jokowi.


Terkait kerja sama ekonomi dengan Jepang, Presiden Jokowi mendorong penyelesaian IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement). "Kinerja kerja sama ekonomi kita cukup baik. Saya yakin kinerja ini akan dapat lebih baik jika kita dapat selesaikan IJEPA segera," tutur Jokowi.

Kerja sama di kawasan juga menjadi hal yang diperbincangkan dalam pertemuan bilateral tersebut. Presiden Jokowi mengatakan, keketuaan ASEAN oleh Indonesia bertepatan dengan peringatan 50 tahun ASEAN-Jepang. Presiden menggarisbawahi pentingnya untuk terus menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan dan membangun industri hijau di kawasan.

"Saya mendorong implementasi konkret sinergi ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dengan Free and Open Indo-Pacific (FOIP). Tahun depan, Indonesia juga akan mendorong engagement negara Pasifik dengan ASEAN. Indonesia juga ingin mengajak Jepang mempererat kerja sama dengan negara-negara di Pasifik," terangnya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani.

Simak Video: Usai Bertemu Biden, Giliran Jokowi Sapa PM Jepang di KTT G20 Bali

[Gambas:Video 20detik]




(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT