ADVERTISEMENT

Rute Kereta Cepat dari Bandung Lanjut ke Surabaya Diungkap Ridwan Kamil

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 18 Nov 2022 06:30 WIB
BANDUNG, WEST JAVA, INDONESIA - 2022/11/16: Jakarta Bandung High-Speed Train (KCJB) or Comprehensive Inspection Train (CIT) was seen during the dynamic trial in Tegalluar. President Joko Widodo and Chinese President Xi Jinping are planning to see online the dynamic trial process of the 15 km Jakarta Bandung High-Speed Train with a limited speed of 80 km/hour during a sidelines visit from the G20 summit in Bali. (Photo by Algi Febri Sugita/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Foto: Algi Febri Sugita/SOPA Images/LightRocket/Getty Images
Jakarta -

Kereta cepat Jakarta-Bandung rencananya bakal disambung hingga ke Surabaya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rute lanjutan kereta cepat dari Bandung hingga Surabaya.

Bila kereta cepat Jakarta-Bandung sudah selesai dibangun, Ridwan Kamil menjelaskan tahap berikutnya dari pembangunan kereta cepat adalah rute menuju Surabaya. Rute itu akan melewati beberapa kota besar, mulai dari Kertajati, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, dan berhenti di Surabaya.

"Dan doakan jika lancar, tahap berikutnya adalah rute Bandung-Kertajati-Purwokerto-Yogya-Madiun-Surabaya. Diharapkan investasi lebih murah karena rutenya melipir jalan tol sehingga tidak banyak pembebasan lahan. Aamin," kata Ridwan Kamil dalam keterangan unggahan video di Instagram resminya @ridwankamil, dikutip Kamis (17/11/2022).

Ridwan Kamil mengunggah video dirinya sempat menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Katanya, kereta yang dijajal adalah kereta inspeksi.

"Yang dipakai tes, adalah kereta inspeksi, yang masih dibungkus plastik dan ditutup lantai sementara," ungkap Ridwan Kamil.

Di videonya itu dia juga sempat wira-wiri memamerkan interior dalam kereta tersebut. Dia juga membubuhkan testimoninya saat menjajal kereta cepat, katanya kereta berjalan dengan lembut tanpa guncangan. Dia berharap di Juni tahun depan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah bisa digunakan masyarakat luas.

"Tidak ada guncangan sama sekali, karena kereta berjalan dengan lembut. Semoga Juni 2023 sudah bisa dipergunakan bagi publik dan meningkatkan ekonomi Jawa Barat dan DKI berlipat-lipat," ungkap Ridwan Kamil.

Menurutnya, uji coba dilakukan dengan kecepatan hanya 80 km per jam. Namun, kecepatan aslinya bisa mencapai 350 km per jam yang dapat membuat perjalanan Jakarta-Bandung hanya menjadi 40 menit.

"Tinggal di Bandung dan kerja di Sudirman-Thamrin Jakarta, sekarang menjadi mungkin. Karena konsep jarak bukan lagi berapa jauh tapi berapa lama," tutup Ridwan Kamil.

Penjelasan Kemenhub ada di halaman berikutnya



Simak Video "Jokowi Sebut Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bukan Bantuan China"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT