Area Pacuan Kuda dan Golf Bakal Dibangun di KEK Industropolis Batang

Area Pacuan Kuda dan Golf Bakal Dibangun di KEK Industropolis Batang

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 29 Agu 2025 14:06 WIB
Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City, Jumat (26/7/2024).
Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)/Foto: Saktyo Dimas R/detikJateng
Jakarta -

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menjalin kerja sama investasi dengan PT Arena Pacu Nusantara (Sarga Land) dan Euro Asia Management. Kerja sama ini akan mengembangkan SunPark Village Club, pacuan kuda dan sarana golf sebagai destinasi pariwisata terpadu unggulan Jawa Tengah dan nasional.

Presiden Prabowo Subianto pada sambutannya saat peresmian KEK Industropolis Batang, 20 Maret 2025, menyatakan Indonesia memiliki suatu kawasan yang diharapkan bisa menjadi Shenzhen-nya Indonesia. Kawasan ini mendapatkan tiga status KEK yakni Industri dan Manufaktur, Logistik dan Distribusi, serta Pariwisata sesuai dengan PP No. 12 tahun 2025.

"Proyek ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan harapan Presiden Prabowo Subianto agar kawasan ini menjadi Shenzhen-nya Indonesia. Kami percaya Euro Asia dan Sarga Group bisa membantu kami dalam mengembangkan konsep pariwisata di KEK Industropolis Batang," ujar Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibangun Akhir 2026

Kemitraan ini dituangkan dalam Penandatanganan Kesepakatan Bersama atau MoU tentang Pengembangan Konsep SunPark Village Club, Golf & Horse Race sebagai Destinasi Resor Terpadu Penggunaan Campuran Pariwisata & Rekreasi di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah

MoU ditandatangani oleh Ngurah, CEO & President Director Euro Asia Management Louis Gérard Saliot, serta Direktur Utama PT Arena Pacu Nusantara, Aseanto Oudang. Rencana pengembangan kawasan wisata ini mulai proses perencanaan di tahun ini dan proses pembangunan pada akhir 2026.

ADVERTISEMENT

Euro Asia Management merupakan pengembang Mixed-Use Integrated Resorts yang telah berpengalaman lebih dari 40 tahun. Perusahaan ini mengkhususkan diri dalam pengembangan properti terpadu yang menggabungkan tiga atau lebih jenis penggunaan lahan untuk menciptakan destinasi mandiri.

Proyek yang dikembangkan biasanya mencakup berbagai fasilitas seperti hotel, ritel, F&B, hiburan, serta fasilitas olahraga. Beberapa proyek terkenal mereka yaitu Cap Esterel - Cote d'Azur dan Marriott's Village d'Ile de France - Euro Disney di Prancis.

Sedangkan PT Arena Pacu Nusantara, yang dikenal sebagai SARGA LAND, adalah perusahaan pengembang dan pengelola fasilitas olahraga pacuan kuda. SARGA LAND adalah anak usaha dari SARGA GROUP, pelopor ekosistem olahraga pacuan kuda terlengkap dan terintegrasi di Indonesia.

Potensi Berkuda

Potensi olahraga berkuda saat ini tidak hanya terbatas pada kompetisi, tetapi juga meluas ke fasilitas hiburan dan gaya hidup sehat. Maka dari itu kerja sama ini bertujuan untuk membangun fasilitas arena pacu kuda, lapangan golf, villa dan kawasan rekreasi keluarga bernama SunPark di KEK Industropolis Batang.

"Kami menyediakan lahan seluas 200 hektar dan memastikan dan menyediakan infrastruktur dan fasilitas pendukungnya," tambah Ngurah.

Sementara itu, Louis Gérard Saliot menyatakan pihaknya memiliki visi pengembangan pariwisata Batang yang besar di Jawa Tengah karena populasi yang besar dan konektivitas yang bagus.

"Sehingga kami memiliki konsep baru dengan menargetkan segmen pasar yang berfokus pada kegiatan keluarga," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Aseanto Oudang menyatakan, SARGA LAND merasa sangat terhormat bisa bergabung dalam kolaborasi bersama KEK Industropolis Batang dan Euro Asia ini.

"Kami masuk dengan keahlian dan misi kami yaitu mengembangkan pacuan kuda di Indonesia.Dengan potensi dan audience pacuan kuda sebagai sebuah sportainment yang besar dan dapat dinikmati semua kalangan, kami berharap dapat menjalankan kerjasama ini untuk mendukung kemajuan olahraga dan pariwisata Indonesia, yang memberikan multiplier effect bagi masyarakat," ujar Aseanto.

(ily/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads