Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaporkan bencana banjir bandang membuat sejumlah titik jalur kereta api di Provinsi Aceh, rusak karena tergerus aliran air.
Dirjen Perkeretaapian, Allan Tandiono, mengatakan proses perbaikan rel tersebut rencananya mulai dilakukan Januari 2026 mendatang. Untuk tahap awal, DJKA akan melakukan pendataan dan perencanaan perbaikan.
"Aceh belum, kan butuh diverifikasi lagi inventarisasi ya. Segera, bulan depan kita mulai kajiannya ya untuk melihat yang rusak seberapa banyak," kata Allan saat ditemui usai media briefing Angkutan Nataru 2025/2026, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya kerusakan rel di Aceh ini tidak banyak mempengaruhi aktivitas masyarakat sekitar. Sebab selama ini jalur kereta di wilayah itu memang tak ramai digunakan.
"Sebelum bencana, rel aktif di Aceh berapa kilometer sih, dan sehari melayani berapa penumpang? Tapi akan tetap kita perbaiki, nanti kita hitung," terangnya.
Sementara itu untuk wilayah lain di luar Provinsi Aceh seperti Sumatera Utara, Allan mengatakan proses perbaikan rel sudah rampung. Sehingga layanan perkeretaapian sudah pulih seperti sebelum bencana.
"Sumatera Utara nggak ada kendala, sudah melayani lagi seperti sebelum bencana. Jadi Sumatera Utara sempat terendam, kan sudah diperbaiki, yang belum memang Aceh. Aceh akan kita hitung," jelas Allan.
Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan moda transportasi kereta api ikut terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera. Dia mengatakan, banyak jalur rel kereta yang habis disapu banjir.
Pihaknya pun akan menyiapkan anggaran tambahan tahun depan untuk pengadaan jalur baru di daerah yang terdampak bencana alam.
"Terkait kereta kami masih survei, karena cukup parah di jalur kereta api, kami masih hitung lagi kebutuhan dana, karena banyak sekali rel kereta yang tersapu dengan air. Kami hitung secara keseluruhan kemungkinan akan ada pengadaan baru untuk rel kereta ini," papar Dudy dalam Rakor Satgas Pemulihan Bencana DPR, disiarkan virtual, Selasa (30/12/2025).
Lihat juga Video: Aksi Sejumlah Bocah Temukan Rel KA Bermasalah di Bogor











































