Danantara akan membangun hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menjelaskan pembangunan tahap awal dimulai di Sumatera Barat dan akan dilanjutkan ke Aceh dan Sumatera Utara. Pembangunan huntap melibatkan Kementerian Perumahan.
Hanya saja, Dony tidak menjelaskan berapa jumlah huntap yang bakal dibangun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi huntap kita sudah akan mulai berkoordinasi tentunya dengan kementerian perumahan. Kita akan mulai huntap di tiga provinsi ini, Pak. Besok kami akan groundbreaking, rencananya di Sumatera Barat untuk huntap yang pertama. Kemudian dilanjutkan di Aceh dan di Sumatera Utara," ujar Dony dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah, Rabu (18/2/2026).
Biaya pembangunan huntap sebagian diambil dari anggaran huntara (hunian sementara). Pasalnya, dari alokasi anggaran yang disediakan untuk Huntara tidak sepenuhnya terserap.
"Karena memang ternyata dari alokasi kami 15.000 yang kami budgetkan, ternyata tidak semua dibutuhkan oleh daerah-daerah. Sehingga kan kami konversi juga dalam bentuk lain yaitu huntap," ujar Dony.
Danantara juga telah menyelesaikan pembangunan huntara sebanyak 1.368 unit dan juga telah diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing. Huntara tersebut berada di Aceh sebanyak 1.075 unit di Aceh, 200 unit huntara di Sumatera Utara, dan 123 unit huntara di Sumatera Barat.
Rinciannya yakni 600 unit di Kabupaten Aceh Tamiang, 97 unit huntara di Kabupaten Aceh Timur, dan 162 unit huntara di Kabupaten Pidie Jaya. Kemudian 216 unit huntara di Kabupaten Aceh Utara, dan 200 unit di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Lalu 40 unit huntara di Padang Pariaman, 20 unit huntara di Kabupaten Solok Selatan dan 55 unit huntara di Kabupaten Agam.
"Kemudian kami masih mengusulkan tambahan, rinciannya di Aceh Utara pada empat lokasi, Pak. Ada di, sedang dikerjakan oleh Danantara," terang Dony.
(hrp/hns)










































