JPO Sarinah Direvitalisasi tapi Belum Nyambung ke Mal, Ini Alasannya

JPO Sarinah Direvitalisasi tapi Belum Nyambung ke Mal, Ini Alasannya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2026 12:45 WIB
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan/Foto: Dok. Sarinah
Jakarta -

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan menjelaskan alasan jembatan penyeberangan orang (JPO) Sarinah belum terhubung dengan gedung pusat perbelanjaan tersebut. JPO Sarinah sudah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 2 Maret 2026.

Raisha mengatakan, bangunan Sarinah berstatus sebagai cagar budaya. Status tersebut membuat perubahan pada struktur bangunan, khususnya pada bagian fasad, tidak bisa dilakukan secara bebas dan harus melalui kajian yang sangat ketat.

"Kami sebenarnya sangat amat menyambut baik dari JPO Sarinah, tapi memang kami kan cagar budaya. Jadi, seperti yang juga diomongkan oleh pak gubernur, di beberapa hari sebelum pada saat ada peresmian JPO, memang butuh kajian tambahan. Karena kami sebagai cagar budaya itu tidak bisa melakukan banyak modifikasi dalam bentuk fasad," katanya di Sarinah, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memahami kondisi tersebut. Oleh karena itu, JPO tetap diresmikan terlebih dahulu menjelang periode libur Lebaran, ketika mobilitas masyarakat di kawasan tersebut diperkirakan meningkat dan diharapkan mendorong kunjungan ke Sarinah.

"Kami punya hubungan sangat amat baik dengan kantor gubernur dan juga dengan mitra-mitra terkait terhadap JPO juga untuk nanti bisa disambungkan ke Sarinah, karena itu bukan hal yang mudah. Kami gedung cagar budaya, milik BUMN juga, jadi kajiannya akan butuh waktu lebih panjang. Sedangkan memang kami paham juga dari Pemprov merasa ada kepentingan untuk dijadikan dulu nih di masa libur Lebaran ini yang pasti trafiknya sangat amat baik dan akan membantu juga kepada Sarinah," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Meski saat ini belum tersambung langsung ke gedung, opsi penyambungan JPO ke Sarinah masih terbuka. Pihak Sarinah menyebut komunikasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta pihak-pihak terkait terus dilakukan untuk mencari solusi yang memungkinkan secara teknis maupun regulasi.

Salah satu tantangan utama adalah persoalan perbedaan elevasi antara JPO dengan struktur gedung Sarinah yang saat ini dinilai belum sejajar. Karena itu, penyesuaian teknis perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum akses tersebut dapat dibuat.

"Terbuka (opsi sambungkan JPO ke Sarinah), tapi karena memang kajiannya ini harus sangat amat detail. Karena untuk bisa menembus ke Sarinah secara elevasi harus dirapikan dulu, dan kalau melihat sekarang, elevasinya belum pas nih, dan ini kita harus menjunjung tinggi juga unsur keselamatan," tutupnya.

Tonton juga video "JPO Sarinah Akan Dibangun Lagi, Pramono: Pelican Crossing Tetap Ada"

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads