Presiden Prabowo Subianto hari ini meresmikan sekitar 218 jembatan di seluruh pelosok Indonesia, termasuk di wilayah bencana Sumatera. Ada sekitar 77 jembatan bailey, 59 jembatan armco, dan 82 jembatan perintis.
Prabowo bilang banyak orang yang memandang hasil kerjanya itu tidak strategis karena panjang jembatan hingga puluhan meter saja. Bahkan ada beberapa pihak yang memandang membangun monumen besar hingga gedung mewah pencakar langit lebih penting sebagai warisan pemerintahan.
"Saudara-saudara, mungkin ada orang yang memandang jembatan gantung yang mungkin menyeberangi beberapa belas meter atau beberapa puluh meter sesuatu yang tidak strategis. Ada pihak-pihak yang ingin membangun monumen-monumen besar, membangun pencakar langit, membangun gedung-gedung mewah," sebut Prabowo saat memberikan pidato dalam peresmian yang dilakukan virtual, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menekankan pemerintah yang dia pimpin tidak berpikiran buruk seperti itu. Menurutnya, jembatan yang dibangun meski terlihat sepele namun berarti bagi rakyat kecil yang membutuhkan akses karena tinggal di daerah terpencil.
"Tidak, pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab kesulitan rakyat kita yang paling kecil, rakyat kita yang paling jauh, rakyat kita yang paling terpencil," sebut Prabowo.
Dia mengaku kini tidur lebih lega dan pulas, sebab banyak anak-anak di desa terpencil tak perlu berjibaku lagi menyeberangi sungai dan membahayakan keselamatannya hanya untuk berangkat ke sekolah.
"Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya. Anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah, pulang dari sekolah dengan pakaian basah," ujar Prabowo.
Menurutnya jembatan yang cuma sekian meter itu sesungguhnya adalah hal yang strategis dan menyentuh kebutuhan masyarakat kecil. Kepemimpinannya akan mendahului kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.
"Saudara-saudara sekalian, inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin. Bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling kita utamakan," sebut Prabowo.
(hal/ara)










































