Terungkap Akar Masalah Parkir Truk di Tanjung Priok

Terungkap Akar Masalah Parkir Truk di Tanjung Priok

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 03 Apr 2026 06:55 WIB
Sopir truk kontainer terjebak macet horor di Tanjung Priok
Ilustrasi truk-truk kontainer.di kawasan Tanjung Priok.Foto: Fawdi/detikcom
Jakarta -

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Achmad Muchtasyar menyebut banyak sopir berupaya menghindari tarif parkir di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dengan menaruh kendaraan di sisi jalan.

Ini dianggap sebagai penyebab utama persoalan lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Muchtasyar mengatakan, pemilik kendaraan bisa lebih hemat lebih dari 50% dengan memarkirkan kendaraannya di sisi jalan.

Sementara di dalam kawasan parkir pelabuhan, tarif parkir kendaraan ditetapkan sebesar Rp 20.000 hingga Rp 30.000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka kadang lebih enak di sini (sisi jalan), saya enggak bayar Rp 20.000, Rp 30.000 sehari. Dia taruh, tinggal kasih Rp 10.000, dibandingkan dia harus masuk kantong (lokasi parkir). Ini menjadi kendala," ungkap Muchtasyar dalam rapat bersama Komisi VI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Muchtasyar mengatakan, pihaknya tengah mencari lahan parkir baru untuk mengakomodir parkir liar di sekitar pelabuhan. Pelindo juga tengah berkoordinasi dengan Korlantas dan Dinas Perhubungan Provinsi untuk menindak parkir liar.

ADVERTISEMENT

"Ini perlu peran dari stakeholder terkait, apakah itu Korlantas, termasuk juga DLAJ, Dinas Perhubungannya Provinsi, untuk menertibkan. Karena kita tidak punya fungsi penindakan," jelasnya.

Selain itu, Pelindo juga tengah dalam proses pembangunan Proyek New Priok Eastern Access (NPEA) yang menghubungkan Terminal Kalibaru langsung melalui Tol Cibitung-Cilincing. Adapun saat ini, Pelabuhan Tanjung Priok sudah terintegrasi dengan Jakarta-Cikampek (Japek).

"Tanjung Priok itu memang sangat masalah tata lalu lintasnya. Jadi memang kita sudah dengan program kita yang Kalibaru, yang ada jalan baru itu. Dan kita mengintegrasikan Japek dengan ini. Harapannya nanti dari Priok itu bisa langsung menggunakan jalan yang baru itu, yang dari kalibaru, CT2 itu, langsung masuk ke tol itu, dengan tol itu harganya sudah dimurahkan," pungkasnya.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads