Perkembangan Terkini Proyek Tol Harbour Road II Rp 5,22 Triliun

Perkembangan Terkini Proyek Tol Harbour Road II Rp 5,22 Triliun

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 14:47 WIB
Perkembangan Proyek Tol Harbour II Garapan WIKA
Perkembangan terkini proyek Tol Harbour Road II garapan WIKA.Foto: Heri Purnomo/detikcom
Jakarta -

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melaporkan perkembangan proyek Tol Harbour Road II (HBR II) ruas Ancol Timur-Pluit. Nilai proyek ini Rp 5,22 triliun.

Tol ini akan membentang sepanjang 9,67 kilometer (km) yang ditargetkan siap beroperasi secara keseluruhan pada 2027 mendatang.

Manager Proyek Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur - Pluit (Harbour Road II), Hari Purnama mengatakan progres pembangunan fisik yang dikerjakan WIKA telah mencapai 32,31%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nilai kontrak di HBR II nilai kontraknya Rp 5,22 triliun. Saat ini untuk progres yang ditangani oleh WIKA, karena disini ada 2 kontraktor, yang ditangani oleh WIKA saat ini diangka 32,31%," kata di Kantor pembangunan Harbour Road II, Jakarta Utara, Senin (6/4/2026).

Namun, proyek HBR II masih dihadapi adanya tantangan pembebasan lahan. Hari mengatakan baru sekitar 45% lahan yang sudah terbebas dalam proyek yang dikerjakannya.

ADVERTISEMENT

"Jadi memang salah satu challenge ada di pembebasan lahan. Saat ini pembebasan lahan dilakukan di Kementerian PU dengan BPN. Untuk HBR II ini ditargetkan sisi selatan operasional di tahun ini sambil tentu ada beberapa lahan yang masih perlu proses pembebasan lahan. Jadi ini yang mungkin challenge HBR II ini," terang Hari.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono saat meninjau lokasi mengatakan tol ini akan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus logistik di kawasan utara Jakarta.

"(Tol ini) sepanjang kurang lebih 9,67 km akan menghubungkan Ancol Timur menuju Pluit. Kalau di belakang kita bisa terlihat Tanjung Priok, dermaga, peti kemas yang tentunya padat," ujar AHY dalam keterangan tertulis, Senin (29/9/2025).

Tol elevated atau tol layang ini dirancang dengan standar kecepatan 80 km/jam, lebar lajur 3,5 meter, dan dilengkapi junction di Ancol Timur serta Pluit, termasuk ramp penghubung dengan Harbour Road I. Pembangunan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026, dengan masa konstruksi 1.697 hari kalender dan masa pemeliharaan 730 hari.

"Artinya, dengan hadirnya nanti Insyaallah jalur selatan ini akan bisa digunakan di awal tahun 2026, dan jalur utara pada 2027," kata dia.

AHY mengatakan, kehadiran jalan tol ini harapannya biaya logistik akan turun, kemacetan terurai, dan kepadatan lalu lintas berkurang. Dengan demikian dapat meningkatkan aktivitas ekonomi serta memperkuat pengembangan ekonomi wilayah.

Tol ini bukan sekadar menambah kapasitas lalu lintas, tetapi juga memperkuat jaringan empat lingkar jalan tol Jabodetabek (Ring 1, Ring 2, JORR 1, dan JORR 2). Dengan konektivitas yang lebih baik, distribusi barang diharapkan lebih efisien sehingga daya saing ekonomi nasional ikut meningkat.

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads