×
Ad

Siapa Pihak Lain yang Disebut Maruarar Banyak Duduki Lahan Negara?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 17:50 WIB
Foto: Danica Adhitiawarman
Jakarta -

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyebutkan saat ini banyak sekali lahan negara diduduki oleh pihak lain-lain. Lahan semacam ini banyak ditemukan olehnya di sekitar bantaran rel kereta api dan sebetulnya dimiliki oleh PT KAI.

Lantas, siapa pihak-pihak lain yang disebut Maruarar?

Maruarar bilang cukup banyak ditemui masyarakat yang menduduki lahan negara di bantaran rel. Sebetulnya, tanah-tanah tersebut adalah milik KAI namun diduduki masyarakat tanpa izin. Hal tersebut ditemui sendiri olehnya saat melakukan peninjauan di Bandung dan juga Tanah Abang.

"Cukup banyak seperti yang saya lihat tadi pagi di kawasan Bandung, ya, itu cukup banyak, ya, yang memang tanah Kereta Api tetapi sudah diduduki oleh masyarakat. Kemudian juga kemarin di Tanah Abang kita melihat ada beberapa lokasi juga kita akan komunikasikan karena itu adalah tanah negara, tentunya itu digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat Indonesia," ungkap Maruarar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Ketika dikonfirmasi apakah ada organisasi masyarakat alias ormas yang menduduki lahan tersebut. Maruarar tak memberikan jawaban secara gamblang.

"Ya tentu, bisa masyarakat, bisa... kita bicarakan baik-baiklah," ujar Maruarar ketika ditanya langsung perihal ormas.

Yang jelas, Maruarar mengatakan Prabowo langsung memberikan arahan penting agar lahan tersebut segera diambil alih dan digunakan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya adalah membangun rumah rakyat untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

"Arahan beliau bagaimana fokus di kota kota, lahan-lahan negara terutama dari kereta api dan Danantara itu akan diprioritaskan untuk rumah susun, dalam dua hari ini kami sudah sisir dengan Dirut KAI dan juga Kepala Badan BP BUMN kemarin di Jakarta di Kawasan Tanah Abang," ungkap Maruarar.




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork