Angkasa Pura Minta Maaf soal Atap Terminal 3 Jebol Imbas Hujan Deras

Angkasa Pura Minta Maaf soal Atap Terminal 3 Jebol Imbas Hujan Deras

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 20:47 WIB
Dampak lainnya adalah gangguan di satu titik atap area boarding lounge Gate 7 Terminal 3. Kondisi gangguan di satu titik atap berlangsung kurang lebih 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembat
Petugas Angkasa Pura Indonesia menangani atap Terminal 3 jebol imbas hujan deras.Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Hujan deras mengguyur kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) membuat atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 jebol hingga sempat memicu gangguan operasional.

PT Angkasa Pura Indonesia memastikan saat ini kondisi operasional bandara sudah kembali normal. General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi menjelaskan kejadian pada siang hari ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat lebat hingga mendekati ekstrem di area Terminal 3, dengan curah hujan tercatat sekitar 45.2 mm.

Berdasarkan informasi dari BMKG, pada pukul 13.47-13.50 WIB telah dikeluarkan peringatan kritis berupa Wind Shear Warning di seluruh runway dengan kecepatan angin mencapai hingga 30 knot, serta Aerodrome Warning berupa thunderstorm rain (TSRA) dengan kecepatan angin 17-30 knot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi ini berdampak langsung terhadap aspek keselamatan, khususnya pada fase pendaratan pesawat," ujar Heru dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

Heru melanjutkan, curah hujan yang tinggi juga sempat menyebabkan gangguan pada salah satu titik atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.

Kejadian ini berlangsung singkat, kurang lebih selama 5 menit, dan segera ditangani oleh petugas operasional bandara melalui langkah cepat dan terkoordinasi.

Hujan deras juga membuat sejumlah penerbangan melakukan prosedur pengalihan (divert), menunggu (holding), hingga batal mendarat dan terbang kembali (go around) sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.

Heru pun memastikan kondisi operasional bandara telah kembali normal. Seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan operasional.

Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama, serta seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat melalui koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, dan seluruh stakeholder terkait.

"Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan gangguan pada atap di Terminal 3," kata Heru.

Heru juga mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

(rea/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads