Terkuak Rencana Kemenkeu Ambil Alih Kereta Cepat

Terkuak Rencana Kemenkeu Ambil Alih Kereta Cepat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 05:50 WIB
Terkuak Rencana Kemenkeu Ambil Alih Kereta Cepat
Whoosh/Foto: Dok. PT KCIC
Jakarta -

Opsi Kementerian Keuangan mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium yang mengelola Kereta Cepat Whoosh mengemuka. Skema KCIC diambil Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan masalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Iya, kemungkinan, ini sedang kita... insyaallah mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kita pikirin satu-satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final kita update nanti takut ramai lagi," ujar COO BPI Danantara Dony Oskaria di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala BP BUMN itu menyatakan maksimal dua bulan semua opsi penyelesaian masalah Kereta Cepat selesai dibahas dan berbuah keputusan. Termasuk opsi ambil alih KCIC oleh Kementerian Keuangan.

"Masih ada beberapa opsi pokoknya. Semua penyelesaian itu, jadi apakah opsi A, Opsi B, tapi 1-2 bulan ini akan selesai," sebut Dony.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perihal nasib konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC yang terdiri dari beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, hingga PTPN, Dony enggan menjelaskan akan menjadi seperti apa.

Yang jelas, dia cuma menekankan pemerintah akan membuat semua BUMN bekerja sesuai porsi dan keahliannya masing-masing. Dia mencontohkan WIKA yang masuk dalam konsorsium tersebut akan fokus hanya pada urusan usaha kontraktor, tak lagi mengurus kereta cepat.

"Itu kita beresin sekalian, kan kita maunya sekali selesai tuntas semua kita kembalikan lagi ke porsinya, misalnya WIKA memang bukan bidangnya di situ kita akan fokus ke kontraktor. Nanti satu per satu kita bereskan. Kita maunya semua yang diselesaikan tuntas," papar Dony.

Sejauh ini, konsorsium empat BUMN Indonesia tadi memegang 60% saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pengelola kereta cepat Whoosh. Sisa 40% lainnya merupakan kepemilikan konsorsium perusahaan China.

Purbaya Buka Suara

Di hari yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan soal wacana diungkap oleh Dony. Dia enggan bicara tegas apakah wacana tersebut benar akan dilakukan atau tidak.

Sejauh ini Purbaya mengakui pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan Danantara untuk penyelesaian masalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Rapat dan segala pembahasannya sudah selesai dan menemui keputusan bulat.

"Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus," kata Purbaya di tempat yang sama.

Purbaya kembali menekankan pihaknya sudah memiliki keputusan bulat soal penyelesaian Whoosh. Namun, semua akan diumumkan pada waktunya.

"Semua sudah selesai, tinggal formalitas, tapi saya belum bisa umumin karena bukan saya sendiri yang terlibat, itu nanti akan diumumkan mungkin. Tapi sudah clear itu seperti apa nanti pengelolaannya," sebut Purbaya.

"Pokoknya sudah selesai tapi nanti akan diumumkan pada saatnya," tegasnya menekankan.

Simak Video 'Bocoran soal Operator Kereta Cepat Whoosh Bakal Diambil Kemenkeu':

Halaman 2 dari 2
(hal/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads