Stasiun KRL JIS Bakal Operasi Mulai Juni 2026

Stasiun KRL JIS Bakal Operasi Mulai Juni 2026

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 12 Apr 2026 14:30 WIB
Stasiun JIS
Foto: Dok. KAI
Jakarta -

Pembangunan Stasiun Jakarta Internasional Stadium (JIS) memasuki tahap akhir. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menetapkan rencana penyelesaian pembangunan pada Mei mendatang.

Stasiun JIS ditargetkan akan mulai beroperasi melayani penumpang pada Juni 2026. Stasiun ini akan melayani perjalanan dengan KRL Commuter Line rute Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Kehadiran stasiun ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung, sekaligus menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban kepadatan lalu lintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan Stasiun JIS merupakan agenda strategis KAI ini merupakan hasil kolaborasi erat bersama para stakeholder, seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas aksesibilitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

"KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Peningkatan kapasitas operasional ini didukung oleh penguatan prasarana yang dilakukan KAI bersama DJKA Kemenhub. Melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok, keandalan layanan di lintas utara kini semakin optimal bagi pelanggan.

Di sisi lain, Anne menjelaskan operasional Stasiun JIS akan semakin memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok yang menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten.

Tercatat pada 2022 volume pengguna sebesar 1.599.107 orang, kemudian meningkat menjadi 2.676.363 pengguna pada 2023, dan terus tumbuh mencapai 3.377.633 pengguna pada 2024. Tren positif ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 pengguna, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume pengguna telah mencapai 873.658 orang.

"Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama," ujar Anne.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads