Kementerian PU Tangani Longsor Pameu-Geumpang, Akses Jalan Segera Dibuka

Karya Merah Putih

Kementerian PU Tangani Longsor Pameu-Geumpang, Akses Jalan Segera Dibuka

Aan Abdau Rizal - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2026 10:35 WIB
Kementerian PU Tangani Longsor Pameu-Geumpang, Akses Jalan Segera Dibuka
Foto: Kementerian PU
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons tanah longsor yang menutup ruas Jalan Nasional Pameu (Kabupaten Aceh Tengah) - Geumpang (Kabupaten Pidie), Provinsi Aceh, pada Rabu (22/4). Peristiwa ini menyebabkan akses lalu lintas kendaraan untuk sementara tidak dapat dilalui.

Longsor terjadi akibat curah hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Material berupa tanah, bebatuan, hingga vegetasi menutupi badan jalan sehingga menghambat mobilitas warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin, terutama pada ruas terdampak bencana akibat cuaca ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penanganan dilakukan secara cepat dengan fokus pada evakuasi material, pengerahan alat berat, serta memastikan jalur transportasi utama dapat segera kembali berfungsi," kata Dody, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Sebagai langkah darurat, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah menurunkan tim ke lokasi. Sejumlah alat berat turut dikerahkan, yakni tiga unit excavator, satu unit bulldozer, serta tiga unit dump truck untuk membersihkan material longsor agar akses jalan segera dibuka.

ADVERTISEMENT

Selain itu, petugas di lapangan juga melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas di sekitar titik kejadian guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

Dari hasil pemantauan sementara, titik longsor masih berpotensi mengalami kejadian susulan jika hujan kembali turun. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan sementara waktu menghindari jalur tersebut hingga dinyatakan aman.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat penanganan di lapangan. Evaluasi teknis juga akan dilakukan untuk menentukan langkah penanganan permanen, termasuk stabilisasi lereng agar kejadian serupa tidak terulang.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam menjaga kemantapan dan keselamatan jaringan jalan nasional, terutama dalam situasi darurat kebencanaan.




(ega/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads