KemenPU & PT PP Targekan Perbaikan Huntara Aceh Utara Rampung 1 Pekan

Karya Merah Putih

KemenPU & PT PP Targekan Perbaikan Huntara Aceh Utara Rampung 1 Pekan

Dea Duta Aulia - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2026 20:40 WIB
PT PP
Foto: Dok. PT PP
Jakarta -

PT PP (Persero) Tbk ('PTPP') bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan terhadap dampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Selasa (2/6) sekitar pukul 17.10 WIB. Peristiwa tersebut berdampak pada beberapa bagian bangunan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan yang sebelumnya dibangun Kementerian PU untuk menampung masyarakat terdampak bencana.

Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jajaran Kementerian PU melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh untuk segera melakukan penanganan dan perbaikan pada huntara yang terdampak agar masyarakat dapat kembali menempati hunian tersebut dengan aman dan nyaman.

"Saya telah menginstruksikan jajaran Kementerian PU untuk segera melakukan perbaikan terhadap huntara yang terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Langkahan. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal," kata Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menindaklanjuti arahan tersebut, Tim Teknis Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh bersama PTPP selaku kontraktor pelaksana segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan kondisi bangunan, membersihkan material yang terdampak, serta menyiapkan langkah-langkah percepatan perbaikan. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa perbaikan.

Sementara itu, Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo memastikan pihaknya terus mendukung penuh upaya percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah serta memastikan fasilitas yang dibangun dapat kembali berfungsi secara optimal.

ADVERTISEMENT

"Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, Tim PTPP telah berada di lokasi sejak malam kejadian untuk melakukan asesmen dan menyiapkan langkah perbaikan. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak selama proses pemulihan berlangsung," ujar Joko Raharjo.

PT PP bersama Kementerian PU menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Selama proses tersebut berlangsung, langkah-langkah penanganan darurat terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat yang menempati huntara.

Berkat sistem konstruksi modular yang digunakan, proses pemulihan diperkirakan dapat dilakukan lebih cepat dibanding metode konvensional. Setiap unit dilengkapi insulated panel, ventilasi, exhaust fan, dan kipas angin guna menjaga kenyamanan penghuni. Selain itu tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti toilet komunal, area cuci, dapur bersama, jaringan listrik dan pencahayaan, serta sistem air bersih dan sanitasi yang memadai.

"PT PP senantiasa berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan serta terus mendukung upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan dan pemulihan pascabencana," tutupnya.




(akn/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads