PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi pada layanan LRT Jabodebek relasi Harjamukti-Dukuh Atas pagi tadi. Gangguan terjadi pada sarana SN48 (TS 16) dengan relasi Stasiun Harjamukti - Stasiun Dukuh Atas.
Kendala tersebut terjadi di petak jalan antara Stasiun Harjamukti dan Stasiun Ciracas pada pukul 10.15 WIB. Dengan alasan keselamatan dan keamanan perjalanan, petugas Train Attendant (TA) mengarahkan kereta kembali menuju Stasiun Harjamukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, pengguna dialihkan ke sarana berikutnya, yaitu SN40 (TS 26), yang berangkat sesuai jadwal pada pukul 10.44 WIB sehingga perjalanan dapat kembali dilanjutkan.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional LRT Jabodebek.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna akibat gangguan perjalanan ini. Demi menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan, petugas melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengalihkan pengguna ke rangkaian berikutnya agar perjalanan dapat kembali dilanjutkan," ujar Radhitya dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Saat ini sarana SN48 (TS 16) yang mengalami gangguan masih dalam proses pemeriksaan dan penanganan oleh petugas terkait. Sarana tersebut akan dioperasikan kembali setelah seluruh tahapan pemeriksaan dan perbaikan selesai dilakukan, apabila ditemukan adanya gangguan, serta setelah dipastikan memenuhi seluruh aspek keselamatan dan kelayakan operasi sesuai standar yang berlaku.
Lebih lanjut, operasional LRT Jabodebek secara keseluruhan telah kembali berjalan normal. KAI terus melakukan evaluasi dan pemeliharaan secara berkelanjutan guna menjaga keandalan sarana serta memastikan layanan tetap aman, selamat, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna.
(hal/hal)










































