PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan groundbreaking pembangunan Dermaga II dan peningkatan kapasitas Dermaga I di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, Senin (22/6). Ini dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kebutuhan layanan penyeberangan.
Di ujung barat Pulau Bangka, Pelabuhan Tanjung Kalian telah lama menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik yang menghubungkan Kepulauan Bangka Belitung dengan Pulau Sumatera. Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pembangunan dan peningkatan kapasitas dermaga merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan.
"Infrastruktur pelabuhan memiliki peran penting sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pembangunan dan peningkatan kapasitas Dermaga Tanjung Kalian menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan yang semakin andal, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan pada masa puncak angkutan seperti Nataru dan Lebaran," ujar Heru dalam keterangan tertulis, Selasa (22/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan langkah strategis, mengingat perannya sebagai simpul konektivitas utama yang menghubungkan masyarakat Bangka Belitung dengan Pulau Sumatera.
"Kami berharap proyek ini dapat berjalan tanpa hambatan serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah, khususnya di Mentok dan Bangka Barat," ujar Hidayat.
Tingkatkan Fleksibilitas Operasional
Proyek pengembangan ini mencakup pembangunan Dermaga II yang dirancang melayani kapal dengan kapasitas maksimal 1.000 GT, dengan dimensi panjang 58 meter dan lebar 13 meter.
Selain itu, dilakukan peningkatan kapasitas Dermaga I yang mampu melayani kapal hingga 2.000 GT dengan dimensi panjang 70 meter dan lebar 15 meter. Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasional kapal sekaligus mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan.
Pelabuhan Tanjung Kalian memiliki peran penting sebagai gerbang konektivitas masyarakat melalui lintasan Tanjung Kalian-Tanjung Api-Api yang dilayani oleh KMP Madani, KMP Mutis, dan KMP Belanak. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan ini telah melayani 76.875 penumpang dan 58.952 kendaraan.
Menurut General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, tingginya aktivitas penyeberangan menjadi indikator penting bagi ASDP untuk terus memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kapasitas layanan.
"Melalui pembangunan dan peningkatan dermaga, kami berharap pola operasional kapal menjadi lebih fleksibel, waktu tunggu sandar dapat ditekan, serta pelayanan terhadap perpindahan penumpang, kendaraan, dan logistik dapat berjalan lebih lancar dan optimal," ujar Agustinus.
Simak juga Video 'Pendapatan Nelayan Biak Naik 100% Berkat Dermaga dan Bengkel Kapal':










































