Otorita Ungkap Dampak Pembangunan IKN ke Ekonomi

Otorita Ungkap Dampak Pembangunan IKN ke Ekonomi

Retno Ayuningrum - detikFinance
Minggu, 05 Jul 2026 19:23 WIB
Kawasan Eksekutif IKN
Foto: Dok. Otorita IKN
Jakarta -

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai berdampak positif pada ekonomi daerah. Otorita IKN menyebut proyek ini tidak hanya membangun gedung, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi wilayah di Kalimantan Timur secara signifikan.

Kajian dampak ekonomi pembangunan IKN pada tahap I periode 2022-2024 menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tercatat lebih tinggi dan signifikan sebesar 19,9% dibanding kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur. Kalimantan Timur juga tumbuh lebih tinggi sebesar 3,7% dibanding provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, menyampaikan keberhasilan pembangunan IKN perlu dibaca dari kemampuan pembangunan tersebut menggerakkan ekonomi wilayah dan memberi manfaat bagi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keberhasilan IKN diukur bukan hanya jumlah gedung, tetapi dampak ekonomi, seberapa besar ekonomi itu tumbuh, dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat," ujar Mia dalam keterangannya, dikutip Minggu (5/7/2026).

ADVERTISEMENT

Mia menerangkan kajian tersebut menunjukkan bahwa dampak ekonomi awal IKN paling kuat terkonsentrasi di PPU sebagai wilayah inti pembangunan. Pertumbuhan di wilayah ini terutama didorong oleh belanja pemerintah dan lonjakan investasi, dengan sektor konstruksi menjadi salah satu penggerak utama struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) setelah pembangunan IKN berjalan.

Dampak pembangunan juga mulai mengalir ke wilayah sekitar melalui kebutuhan barang dan jasa, logistik, akomodasi, transportasi, perdagangan, serta sektor pendukung lainnya. Aktivitas pembangunan Kawasan Nusantara mulai membentuk keterkaitan ekonomi dengan daerah penyangga di Kalimantan Timur, tidak hanya bertumpu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Pada periode pembangunan IKN Tahap II ke depan, dampak ekonomi diperkirakan akan semakin meningkat. Tambahan PDRB diproyeksikan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Provinsi Kalimantan Timur, dengan dampak positif yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah tersebut.

Proyeksi tersebut menjadi penting di tengah dinamika geopolitik global dan kebutuhan Kalimantan Timur untuk memperkuat transformasi ekonomi dari sektor ekstraktif menuju sektor yang lebih produktif dan bernilai tambah. Oleh karena itu, dampak pembangunan IKN perlu dikelola dari aktivitas konstruksi menuju penguatan rantai pasok lokal, kapasitas tenaga kerja, serta keterlibatan pelaku usaha daerah. serta pengembangan sektor lainnya.

Arah pengelolaan tersebut sejalan dengan konsep pengembangan melalui Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) untuk memperluas dampak pembangunan IKN dalam jangka panjang. Melalui keterkaitan IKN, Balikpapan, Samarinda, dan wilayah sekitar, pembangunan Nusantara diarahkan sebagai pusat pertumbuhan baru yang mendorong ekonomi Kalimantan Timur bergerak menuju sektor yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.




(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads