KAI Buka-bukaan 18 KRL Baru Sudah Beroperasi

KAI Buka-bukaan 18 KRL Baru Sudah Beroperasi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 13 Jul 2026 12:02 WIB
Akhir pekan ini, Sabtu (14/6/2025) KAI Commuter mulai mengoperasikan dua trainset baru CLI-125, dengan satu trainset terdiri dari 12 kereta (SF12). Yang sebelumnya juga telah dioperasikan pada 1 Juni kemarin. Untuk dua trainset beroperasi hari ini,
Ilustrasi/Foto: Dok. PT KAI Commuter
Jakarta -

Peremajaan armada kereta rel listrik (KRL) sedang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI selama beberapa tahun terakhir. Ada 27 rangkaian kereta baru yang disiapkan, dengan total gerbong mencapai 324 unit.

Kereta tersebut dibagi dua pengadaannya. Sekitar 11 rangkaian diimpor dari China dan diproduksi oleh CRRC, sementara itu 16 rangkaian sisanya diproduksi di dalam negeri oleh PT INKA.

Berdasarkan pembaruan internal terakhir oleh PT KAI, sudah 18 dari 27 rangkaian baru atau 216 kereta telah beroperasi. Terdiri atas 11 rangkaian produksi CRRC dan 7 rangkaian produksi INKA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rangkaian SF12 memberikan kapasitas lebih besar dalam satu perjalanan. Penyediaan sarana berkapasitas lebih besar perlu didukung kesiapan peron, jalur, sistem kelistrikan, fasilitas perawatan, petugas, dan pengaturan perjalanan agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan secara optimal," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, dikutip Senin (13/7/2026).

ADVERTISEMENT

Sebanyak sembilan rangkaian produksi INKA lainnya, masih melanjutkan tahapan sesuai progres masing-masing sebelum digunakan dalam pelayanan. Penempatan setiap rangkaian disesuaikan dengan kebutuhan operasi pada berbagai lintas pelayanan KRL Jabodetabek. Sejauh ini, sudah ada 11 rangkaian CRRC telah dioperasikan secara bertahap untuk memperkuat layanan Bogor Line dan Cikarang Line.

Perbaikan Peron

Semua kereta baru memiliki transformasi atau rangkaian sebanyak 12 kereta. KAI pun memperbaiki peron di stasiun agar kereta baru bisa digunakan, salah satunya di Stasiun Bogor. KAI menyiapkan peron jalur 6, 7, dan 8 agar dapat mendukung pengoperasian rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta atau SF12. Sebelumnya, jalur tersebut secara maksimal melayani rangkaian SF10.

Pengembangan ini akan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengaturan kedatangan dan keberangkatan KRL SF12 di Stasiun Bogor. Peron jalur 6, 7, dan 8 telah melalui uji bersama yang melibatkan tim prasarana, sarana, dan operasi.

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur, peron, listrik aliran atas, sarana KRL SF12, serta pola operasi sebelum fasilitas digunakan dalam pelayanan pelanggan.

Uji bersama tersebut melanjutkan uji beban menggunakan lokomotif pada 29 Juni 2026 dan uji coba operasional KRL pada 1 Juli 2026. Seluruh hasil pengujian menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pada tahap akhir pekerjaan.

"Uji bersama memastikan sarana, prasarana, dan pola operasi memiliki kesiapan yang selaras. Pemeriksaan dilakukan secara cermat karena keselamatan pelanggan dan keandalan perjalanan menjadi acuan utama sebelum fasilitas digunakan," kata Anne.

Halaman 2 dari 2
(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads