Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Rampung, Siap Sambut Siswa Baru

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Rampung, Siap Sambut Siswa Baru

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 15 Jul 2026 08:23 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Rampung, Siap Sambut Siswa Baru
Sekolah Rakyat/Foto: Dok. Nindya Karya
Jakarta -

Pembangunan Sekolah Rakyat tahap II yang tersebar di 20 wilayah di empat provinsi telah selesai. Kini Sekolah Rakyat mulai difungsikan seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul serta mendukung pemerataan akses pendidikan," ujar Dody dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyelesaian Sekolah Rakyat tahap II mencakup pembangunan kawasan pendidikan di Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Maluku. Lokasi proyek tersebar di Kabupaten Bone, Sinjai, Takalar, Kota Makassar, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kota Tual, hingga Kabupaten Maluku Tengah.

ADVERTISEMENT

Kawasan Sekolah Rakyat dibangun sebagai kompleks pendidikan terpadu yang mencakup gedung sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA, rumah susun guru, asrama siswa, kantin, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, ruang terbuka hijau, serta fasilitas olahraga. Di sejumlah lokasi juga tersedia lapangan sepak bola berstandar FIFA, jogging track, lapangan basket, area serbaguna, hingga taman edukasi yang didukung sistem pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah mengatakan dimulainya kegiatan MPLS menjadi indikator bahwa infrastruktur yang dibangun telah memasuki tahap pemanfaatan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Kami bersyukur pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi amanah pemerintah kini telah memasuki tahap pemanfaatan. Dimulainya kegiatan MPLS menjadi bukti bahwa hasil pembangunan yang dikerjakan Nindya Karya sudah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari manfaat yang terus dirasakan oleh generasi penerus bangsa," kata Firmansyah.

Sebagai BUMN konstruksi yang mengerjakan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, Nindya Karya menyatakan seluruh proyek diselesaikan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu. Perseroan juga memastikan seluruh fasilitas telah siap digunakan sejak hari pertama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads