Purbaya Sebut PFII Tak Dibangun di IKN Gegara Terlalu Sepi, Basuki Buka Suara

Purbaya Sebut PFII Tak Dibangun di IKN Gegara Terlalu Sepi, Basuki Buka Suara

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2026 14:53 WIB
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono buka suara soal pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa terkait Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Purbaya sebelumnya menyebut PFII tidak dibangun di IKN karena wilayah tersebut terlalu sepi.

Basuki tak banyak berkomentar saat dimintai tanggapan terkait hal itu. Eks Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu menyebut PFII merupakan wewenang pemerintah pusat.

"Saya nggak tahu itu, itu dari beliau, dari Pemerintah Pusat," kata Basuki saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Basuki menyebut IKN sebenarnya sudah memiliki kawasan pusat finansial atau financial center. Kawasan tersebut kini diisi oleh perbankan, seperti BRI, Mandiri hingga Bankaltimtara.

ADVERTISEMENT

"Oh sudah, sudah ada kawasannya. Yang sementara ini kan Himbara, himbara kan sudah ada di sana 6 bank yang mau mulai bangun juga tahun ini. BTN, BNI, BRI, Mandiri, BCA, Kaltimtara," ujarnya.

Sebagai informasi, Nusantara Financial Center direncanakan berlokasi strategis di Wilayah Pengembangan Kedua dalam kawasan IKN yang mencakup 252.000 hektar lahan. Distrik keuangan ini akan menempati sekitar 260 hektar dalam pusat bisnis dan keuangan yang lebih luas yang mencakup 3.000 hektar.

Adapun berdasarkan catatan detikcom, Basuki sempat menyebut bahwa Financial Center bakal mirip dengan kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) yang terletak di Jakarta.

Sebelumnya, Purbaya menyebut PFII kemungkinan tidak dibangun di IKN. Bendahara Negara menilai IKN sampai saat ini masih terlalu sepi, baik dari jumlah penduduk hingga pengunjungnya.

"Sampai sekarang saya belum tahu. (IKN?) Mungkin nggak, terlalu sepi di IKN," ujar Purbaya, Kamis (2/7/2026).

Tonton juga video "Purbaya Ogah Lokasi Pusat Keuangan Internasional di IKN: Terlalu Sepi"

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads