Jembatan Deck Dukuh Atas Rp 300 M Bakal Dibangun, Kini Proses Tender

Jembatan Deck Dukuh Atas Rp 300 M Bakal Dibangun, Kini Proses Tender

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 30 Jul 2026 22:49 WIB
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan Rp 300 miliar untuk membangun Fasilitas Pejalan Kaki (Pedestrian Deck) atau dikenal dengan Jembatan Donat Dukuh Atas.
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan Rp 300 miliar untuk membangun Fasilitas Pejalan Kaki (Pedestrian Deck) atau dikenal dengan Jembatan 'Donat' Dukuh AtasFoto: Shafira Cendra Arini/detikcom
Jakarta -

PT MRT Jakarta (Perseroda) menggelontorkan investasi sekitar Rp 300 miliar untuk membangun Fasilitas Pejalan Kaki (Pedestrian Deck). Saat ini proyek tersebut tengah dalam proses lelang.

Advisor Program Management Office Division MRT Jakarta Agus Trihan mengatakan, proyek ini dibangun menggunakan struktur baja dengan diameter 100 meter dan ketinggian dari Jalan Sudirman sekitar 8 meter, sehingga masih memiliki ruang aman untuk akses pemadam kebakaran.

"Ini lagi tender ya, tapi kita umumkan kemarin roughly Rp 300 miliar," kata Agus dalam di Kantor MRT Jakarta, Kamis (30/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas merupakan bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan berorientasi transit. Kawasan ini juga akan menghubugkan 6 moda transportasi mulai dari MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Transjakarta, kereta bandara, hingga KRL.

Ke depan, jembatan berbentuk cincin ini diproyeksikan akan mampu menghemat perjalanan ataupun perpindahan antarmoda 2-3 menit, bahkan hingga 5 menit, khususnya untuk penyeberangan dari kawasan Landmark Tower ke Shangri-La.

ADVERTISEMENT

"Kalau dari titik antarmoda ini sebenarnya yang ada penghematan sekitar 2-3 menit. Tapi yang paling signifikan adalah dari sisi Landmark mau ke Shangri-La," ujar Agus.

"Sekarang ini yang paling kacau karena dia harus dari bawah mulai ke atas, ke selatan, baru kesini lagi, baru bisa kesini kan. Berdasarkan hasil kajian, penghematan waktu tempuhnya dapat mencapai sekitar 4-5 menit," sambungnya.

Saat ini proyek tersebut tengah memasuki tahap tender. Ditargetkan kontraktor dapat mulai bekerja menggarap proyek ini pada November 2026 dan rampung pada akhir tahun 2028.

Agus menambahkan, pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas tidak akan berdampak pada Patung Sudirman. Hal ini juga sebagai penegasan kembali atas kabar pembongkatan patung tersebut yang dulu sempat membuat geger.

"Dulu kan sempat ada rumor-rumor Patung Sudirman mau dibongkar. Justru kita sekarang membuat 'ruang bernafas', jadi bisa menikmati Patung Sudirman (dari dalam Pedestrian Deck)," jelas Agus.

(shc/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads