100 Unit Apartemen Investor China di IKN Sudah Dipesan

100 Unit Apartemen Investor China di IKN Sudah Dipesan

Andi Hidayat - detikFinance
Sabtu, 15 Agu 2026 21:12 WIB
Foto udara Masjid Negara berdampingan dengan Basilika (Gereja Katolik) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (18/2/2026). Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan IK
Ilustrasi.Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Penajam Paser Utara -

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuldjono mengatakan apartemen yang dibangun investor China mulai menerima pesanan. Perusahaan tersebut adalah PT Star Bright International Investment, yang bergerak di bidang properti.

Basuki mengatakan, Star Bright telah menerima pesanan 100 unit apartemen. Perusahaan tersebut diketahui telah memulai konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp 1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 15 Juli 2026.

"Investasi swasta ini, menggembirakan, salah satu yang Star Bright yang Rp 1,25 triliun dari Cina, empat tower itu," kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono kepada wartawan di Kantor OIKN, Penajam Paser Utara, Jumat (14/08/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sekarang sudah dipesan orang apartemennya. Sudah lebih dari 100 apartemen yang dipesan," lanjutnya.

Sebagai informasi Star Bright International Investment bergerak di bidang investasi, pengembangan properti, dan manajemen proyek internasional. Dalam proyeknya di IKN, perusahaan menggandeng Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd., perusahaan asal Sichuan, Tiongkok, yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengelolaan proyek konstruksi.

ADVERTISEMENT

Basuki sebelumnya mengatakan, lokasi proyek memiliki nilai strategis karena berada di jantung kawasan pemerintahan Nusantara.

"Lokasi ini sangat istimewa. Dari sini kita dapat melihat Istana Negara serta kawasan yudikatif dan legislatif yang saat ini sedang dibangun. Seluruh kawasan tersebut akan kami selesaikan pada tahun 2028," ujar Basuki dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/07/2026).

(ahi/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads