Tawaran Bebas Pajak demi Investor Masuk IKN

Tawaran Bebas Pajak demi Investor Masuk IKN

Andi Hidayat - detikFinance
Minggu, 16 Agu 2026 05:55 WIB
Potret IKN di Instagram IKN
Ilustrasi.Foto: Instagram IKN
Penajam Paser Utara -

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyediakan dua insentif pajak bagi investor, yakni tax holiday dan super tax deduction.

Fasilitas tax holiday berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) hingga 30 tahun, dengan syarat investasi minimal Rp 10 miliar.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menjelaskan insentif ini juga berlaku bagi pelaku usaha di kawasan financial center dan perusahaan yang memindahkan kantor pusatnya ke IKN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi yang pertama ada fasilitas perpajakan tax holiday, itu terbagi atas tiga. Yang pertama kalau semua yang akan berinvestasi di sini akan dibebaskan PPN-PPh selama 30 tahun dengan minimal investasi Rp 10 miliar. Kemudian yang kedua terkait disini ada fasilitas kawasan financial center, itu juga mendapatkan fasilitas perpajakan dan yang ketiga itu adalah terkait perpindahan kantor pusat," jelas Roi kepada wartawan di Kantor Nusantara Balai Kota, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (14/8/2026).

Kemudian fasilitas super tax deduction atau insentif pajak berupa pengurangan penghasilan bruto. Roi menjelaskan insentif ini berbeda dengan skema sumbangan atau CSR pada umumnya yang tidak memberikan insentif pajak, sumbangan yang diberikan di IKN dapat memperoleh fasilitas pengurangan pajak hingga 200%.

ADVERTISEMENT

"Kalau di tempat lain sumbangan CSR itu dia memberikan sumbangan ya sudah, nggak ada apa-apa. Kalau di sini begitu dia mendapatkan menyampaikan sumbangan kita bisa mendapatkan fasilitas pembebasan pajak sampai dengan 200%," terangnya.

Roi menambahkan, OIKN juga tengah membahas skema pendanaan untuk pembangunan Nusantara. Dalam hal ini, ia juga tak menutup kemungkinan untuk menerbitkan obligasi daerah.

"Itu masih kita bahas terkait dengan masalah pembiayaan itu bagaimana, skema-skema pembiayaannya masih kita bahas, termasuk dengan mitra-mitra kita dari daerah," terang Roi.

(ahi/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads