Daya Listrik KRL Green Line Bakal Ditambah Tahun Depan

Daya Listrik KRL Green Line Bakal Ditambah Tahun Depan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 04 Sep 2026 21:47 WIB
Penumpang menaiki KRL Commuter Line di jalur hijau green line Tanah Abang-Rangkasbitung di Jakarta, Senin (6/7/2026). Kemenhub menargetkan proyek peningkatan daya listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi jalur KRL Green Line rampung pada 2027.
KRL Commuter Line di jalur hijau "green line" Tanah Abang-Rangkasbitung.Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana meningkatkan kapasitas daya listrik di jalur KRL Commuter Line Tanah Abang-Rangkasbitung (Green Line). Hal ini dilakukan agar jalur tersebut bisa dilintasi rangkaian 12 kereta (stamformaat 12).

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan selama ini rute Tanah Abang-Rangkasbitung hanya bisa dilintasi rangkaian 10 kereta karena daya listrik yang tidak memadai. Untuk itu KAI bersama dengan PLN dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menambah kapasitas listrik di jalur tersebut.

"Green line ini sangat perlu untuk peningkatan yang namanya prasarana. Saat ini yang sedang disiapkan oleh KAI dan DJKA adalah menambah kapasitas listrik. Supaya Rangkasbitung ini bisa melayani stamformaat 12," ujar Anne dalam konferensi pers di Stasiun KRL BNI City, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KAI telah menjalin kerja sama berupa Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PLN untuk menyiapkan daya listrik prasarana tersebut. Sehingga pekerjaan fisik perkuatan listrik ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027.

"Untuk yang Rangkasbitung ini kita juga sudah MoU dengan PLN. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk diberikan izin membantu ataupun mendorong implementasi prasarana ini," ujar Anne.

ADVERTISEMENT

Selain itu, KAI juga sedang merampungkan skema pendanaan serta penyiapan administrasi teknis di akhir tahun.

"Kami targetkan di 2027 ini sudah mulai dikerjakan, karena akhir tahun ini sedang menyiapkan pendanaan dan yang lainnya untuk Green Line," tambahnya.

Selain peningkatan daya listrik, pembenahan Green Line juga ditopang oleh pengadaan armada KRL baru.

KAI mencatat total ada 36 train set (rangkaian kereta) baru yang disiapkan secara bertahap untuk memperkuat armada Jabodetabek sekaligus menggantikan rangkaian lama yang memasuki masa pensiun.

"Sisa yang harus kami investasikan untuk KRL baru tahun ini adalah 8 KRL baru, karena masih ada 9 train set yang sedang disiapkan beroperasi bertahap sampai tahun 2027. Ini untuk penambahan kapasitas Jabodetabek, khususnya green line," jelas Anne.

Peningkatan daya listrik prasarana dan kehadiran armada KRL berkapasitas besar ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu (headway) sekaligus meningkatkan kenyamanan para penumpang lintas Rangkasbitung-Tanah Abang di masa mendatang.

(igo/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads