Rute KRL Mau Diperpanjang hingga Cikampek-Lido!

Rute KRL Mau Diperpanjang hingga Cikampek-Lido!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2026 15:44 WIB
KRL Commuter Line
Foto: Dok. KAI Properti
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana memperpanjang jalur KRL Jabodetabek untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang. Jalur ke arah timur diperpanjang hingga Cikampek, sementara jalur selatan diperpanjang ke kawasan Lido.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, seluruh pengembangan tersebut ditargetkan rampung pada 2028. Perpanjangan dari Cikarang menuju Cikampek memiliki jarak sekitar 42 kilometer.

"Yang untuk Bekasi Line itu kita extend Pak, dari Cikarang itu kita extend sampai Cikampek, itu ada sekitar 42 km lagi. Kemudian yang untuk Bogor Line itu kita extend, yang sekarang sampai Bogor itu sampai Cigombong, sampai Lido, sampai dengan kawasan Lido. 2028 harusnya udah selesai," kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari rencana KAI meningkatkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek seiring pertumbuhan jumlah penumpang. Rata-rata volume penumpang saat ini mencapai 1,1 juta orang per hari dan dapat menyentuh 1,3 juta orang pada periode puncak.

ADVERTISEMENT

KAI menargetkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek ke depan dapat mencapai 2 juta penumpang per hari. Untuk mengejar target tersebut, peningkatan juga dilakukan pada sejumlah lintas yang sudah beroperasi.

"Nah dengan demikian kita siapkan prasarana yang ada di Jabodetabek KRL ini itu menuju ke 2 juta penumpang perharinya. Pada saat ini itu rata-rata 1,1 juta penumpang perharinya termasuk dengan weekend dengan puncak penumpang itu 1,3 juta penumpang per harinya," sebut Boby.

Pada lintas Rangkasbitung atau Green Line, KAI pada 2026 mulai menambah lima gardu traksi dan meningkatkan kapasitas sembilan gardu lainnya. Pekerjaan tersebut ditargetkan membuat seluruh lintas dapat dilalui rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta atau SF12 pada semester I-2027.

KAI juga akan meningkatkan sistem persinyalan di lintas Rangkasbitung. Dengan peningkatan tersebut, jarak waktu antarkereta atau headway yang saat ini sekitar 10-15 menit ditargetkan dapat dipangkas menjadi 4-5 menit.

"Dan yang di arah Rangkas itu akan kita tambah juga, akan kita tingkatkan juga persinyalan sehingga yang sekarang itu 10-15 menit headwaynya itu akan kita persingkat menjadi 4-5 menit headway dari kereta yang tadinya sudah SF12," tutur Bobby.

Sementara pada Bogor Line, KAI menyiapkan rekayasa perjalanan dengan mengakhiri perjalanan Nambo Line di Citayam. Langkah tersebut diproyeksikan membuka tambahan 22 slot perjalanan ke arah Bogor dan meningkatkan kapasitas lintas tersebut lebih dari 30%.

"Begitu juga dengan rekayasa di jalur Bogor, dimana nanti nambo line itu akan kita terminasi dia di Citayam, sehingga itu akan menambah 22 slot yang ke arah Bogor, sehingga ini juga meningkatkan lebih dari 30% kapasitas Bogor line pada saat ini.

Simak juga Video: Update Terkini Rute Operasional KRL Pagi Ini

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads