Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun dan memperbaiki jalan di berbagai daerah melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Salah satunya di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Papua Selatan Andre Sahat Tua Sirait menjelaskan penanganan jalan IJD di Merauke sudah berjalan sejak 2025. Untuk pengerjaannya sepanjang 21,2 kilometer (km).
Setelahnya tahun ini Kementerian PU kembali menjalankan IJD di sembilan titik sepanjang 44,54 km. Target rampung sebagian tahun ini dan sebagian lagi 2027.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, total panjang jalan yang dibenahi BPJN Papua Selatan sudah mencapai 65,74 kilometer.
"Untuk 2026 itu ada 9 titik. Kalau untuk panjangnya (total) hampir sekitar 60-an kilo ya, tapi itu kita mulai multiyears dari tahun 2026 sampai 2027," terang Andre di Kampung Yasamulia, Merauke, Jumat (9/10/2026).
Dari total IJD yang sudah dikerjakan BPJN Papua Selatan, terbaru ada akses jalan yang melintasi tiga kampung, yakni Kampung Yasamulia, Kampung Waninggap Say, dan Kampung Hidup Baru sepanjang 6,4 km dengan anggaran Rp 25 miliar.
"Jadi di sini adalah kawasan sentra tani di Kabupaten Merauke. Dulunya adalah jalan tanah ya, ini kita tingkatkan dari sekarang menjadi aspal, aspal terus bahu dengan lebar 4 meter dan bahu masing-masing sisi 1 meter," jelas Andre.
Jalan tersebut kini mempermudah akses warga setempat ke berbagai fasilitas umum vital di sepanjang jalur tersebut, terutama Puskesmas, SMKN 5 Merauke di Kampung Hidup Baru, hingga gudang Bulog.
Kementerian PU akan terus melanjutkan program IJD sesuai dengan usulan pemerintah daerah baik Provinsi maupun kabupaten/kota.
"Kalau konsepnya IJD kan memang bottom-up ya, jadi dari usulan pemerintah daerah. Artinya kami siap apapun usulan dari ini, asalkan memenuhi readiness criteria yang ada di Kementerian PU," terang Andre.
(hns/hns)









































