Jadi Beban Negara, Thailand Mau Pangkas PNS Besar-besaran!

Jadi Beban Negara, Thailand Mau Pangkas PNS Besar-besaran!

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2026 17:04 WIB
Sejumlah wisatawan dan warga Bangkok berjalan di Sky Walk, 989 Rama 1 Road, Pathumwan Bangkok, Thailand. Pemerintah Thailand membangun jalan untuk pejalan kaki diatas jalan raya guna memberikan kenyamanan kepada para pejalan kaki. Sky Walk ini terhub
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah Thailand berencana menerapkan program pensiun dini bagi pegawai negeri sipil (PNS). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memangkas jumlah pegawai negeri hingga 5% per tahun demi mengurangi beban pengeluaran negara.

Wakil Perdana Menteri Thailand, Pakorn Nilprapunt, mengatakan program pensiun dini ini diharapkan dapat dilakukan dimulai pada 2027 mendatang. Di mana pada tahap pertama pemangkasan diperlukan biaya sekitar tujuh miliar baht atau Rp 3,73 triliun untuk kompensasi bagi PNS terdampak.

"Pemerintah sedang mempertimbangkan kompensasi lebih dari 12 kali gaji bulanan karyawan, tetapi jumlah pastinya masih dibahas dengan kementerian keuangan," kata Pakorn seperti dikutip dari The Straits Times, Selasa (13/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, untuk tahap awal ini program pensiun dini akan menargetkan karyawan berusia 50 tahun ke atas. Kemudian PNS berusia 40 tahun ke atas juga bisa ikut pensiun dini selama memenuhi syarat seperti karena alasan kesehatan yang buruk atau karena mereka perlu merawat kerabat.

"Instansi terkait sedang menyelesaikan rincian rencana tersebut sebelum menyerahkannya kepada kabinet untuk disetujui," terang Pakorn.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, rencana pensiun dini ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul untuk memperkuat kondisi fiskal pemerintah. Hal ini menjadi penting mengingat anggaran pemerintah tengah dibebani pengeluaran yang relatif tinggi dengan perkiraan akan mencapai batas 70% yang telah ditetapkan.

Melalui pengurangan jumlah pegawai negeri, pemerintah berharap dapat memiliki ruang fiskal yang lebih besar. Di mana dana tersebut nantinya dapat menjadi bantalan untuk menghadapi potensi guncangan ekonomi yang dapat memengaruhi Thailand.

(fdl/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads