Punya Modal Cekak Ingin Berbisnis Mobil Seken? Ini Solusinya

Punya Modal Cekak Ingin Berbisnis Mobil Seken? Ini Solusinya

- detikFinance
Senin, 05 Mei 2014 08:02 WIB
Punya Modal Cekak Ingin Berbisnis Mobil Seken? Ini Solusinya
Jakarta - Pertanyaan pembaca: Saya adalah seorang yang pernah bekerja di beberapa perusahaan lembaga keuangan bank dan non bank selama kurun waktu 5 tahun, dan terakhir di sebuah perusahaan pembiayaan kredit mobil.

Dua tahun terakhir tepatnya 2012 saya putuskan untuk resign dari perusahaan tersebut karena kata hati yang selalu berseberangan apabila harus bekerja secara terikat dengan perusahaan, terlebih saya mempunyai cita-cita untuk memiliki sebuah bisnis.

Selepas resign saya pun memutuskan untuk menekuni bisnis jual-beli mobil kaerna tergiur akan keuntungan yang bisa saya hitung di atas kertas sewaktu saya masih bekerja di perusahaan pembiayaan mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama kurang lebih dua tahun saya menjalankannya hanya menjadi perantara saja, saya mencari calon konsumen dan unit/mobil saya ambil di showroom rekanan yang saya kenal sewaktu saya bekerja.

Keuntungan pun bisa di bilang cukup lumayan, namun kondisi seperti ini tidak bisa berjalan stabil setiap bulannya yang tentunya berpengaruh terhadap keuangan keluarga.

Fokus saya saat ini tentunya ingin mempunyai showroom saya sendiri, mohon pencerahannya langkah apa saja yang harus saya lakukan untuk mewujudkan keinginan saya tersebut?

Terima Kasih

Jawaban:
Berbisnis jual beli mobil bekas merupakan bisnis yang menjanjikan dan mendatangkan keuntungan yang lumayan besar. Namun memang memerlukan modal yang tidak sedikit tentunya.

Banyak pebisnis jual beli mobil bekas terkendala dalam permodalan, mereka menjadikan kendala ini sebagai tantangan dan dengan kemauan serta kerja keras mereka, banyak yang berhasil di bisnis ini.

Dari latar belakang pekerjaan bapak sebelumnya dan ditambah dengan pengalaman selama 2 tahun menjadi perantara jual beli mobil bekas, potensi berbisnis jual beli mobil bekas yang bapak jalani sangatlah berprospek baik. Hanya mematangkan rencana bisnis dan permodalan untuk membuka showroom sendiri, bisnis bapak akan berkembang cukup pesat.

Beberapa ide dalam menambah modal untuk membuka showroom:

Untuk menyewa tempat sebagai showroom memang membutuhkan dana yang tidak sedikit, jika anda terkendala dengan dana awal, beberapa ide adalah carilah partner bisnis yang mempunyai lahan atau tempat yang tidak dipakai untuk showroom.

Bisa saja, misalnya sebuah kantor/ruko seorang teman, yang mempunyai area parkir atau garasi yang dapat anda gunakan untuk showroom mobil. Tentu dengan bekerjasama dengan partner bisnis Anda harus mau berbagi keuntungan.

Dengan pengalaman anda berbisnis jual beli mobil bekas walaupun masih sebagai perantara, tentu bisa menjadi data Anda untuk mengajukan pinjaman kepada bank atau lembaga peminjaman lainnya.

Tentu jika kita ajukan pinjaman ke bank atau lembaga peminjaman, mereka akan melihat jejak rekam usaha anda melalui rekening tabungan Anda. Dan jika Anda mempunyai aset yang bisa digunakan sebagai jaminan akan lebih memudahkan proses peminjaman dari bank/lembaga.

Jika sulit untuk mendapatkan pinjaman dari bank, alternatif lainnya adalah dari investor. Investor bisa datang dari teman/sahabat, rekanan usaha, relasi dari kolega anda, menjadi mitraan binaan perusahaan/BUMN dan lain-lain.

Terbukalah dengan mereka akan kebutuhan modal Anda, buatlah perencanaan bisnis dan proyeksi bisnis Anda. Ajukan pembagian saham dengan mereka. Ajak mereka yang sudah menjadi investor Anda untuk membantu memberikan mentoring dan monitoring dalam bisnis yang Anda jalankan.

Jika sudah memiliki showroom, selanjutnya adalah modal untuk membeli beberapa mobil bekas, tentu Anda lebih pengalaman dalam hal ini. Jika masih terkendala pada dana untuk membeli mobil bekas, Anda bisa tawarkan kepada rekanan anda selama ini untuk menitipkan kendaraan yang ingin dijual di showroom anda.

Tawarkan juga kepada teman-teman anda menitip jual mobilnya jika ingin dijual di showroom anda. Serta tawarkan investor untuk memberi modal pembelian mobil bekas dengan pembagian keuntungan yang lumayan.

Perhatikan juga strategi pemasaran, buatlah rencana marketing yang harus dijalani agar showroom dan bisnis anda berjalan baik. Manfaatkan iklan-iklan di media cetak maupun media online.

Hal penting lainnya adalah utamakan pelayanan dan kepuasan pelanggan. Berikan solusi yang terbaik kepada pelanggan atas kebutuhan kendaraan yang sesuai kebutuhan mereka. Pelanggan yang puas akan mempromosikan showroom Anda ke rekan-rekannya. Pelanggan yang baik juga akan bisa membantu anda dalam berbisnis dan mereka juga bisa menjadi investor Anda di kemudian hari.

Jagalah kepercayaan investor dan bank, bisnis Anda akan berkembangan lebih besar lagi jika mereka percaya pada kredibilitas dan melihat kerja keras Anda. Tertiblah dalam administrasi keuangan sejak dini.

Biasakan untuk bertransaksi yang tercatat di dalam rekening bank, sehingga memudahkan kita untuk mengajukan kembali modal kepada investor/bank.

Selamat dan semoga sukses untuk bisnis jual beli mobil bekasnya. Semoga bermanfaat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads