Tips Bagi yang Mau Jadi Pengembang Properti Kecil-kecilan

Tips Bagi yang Mau Jadi Pengembang Properti Kecil-kecilan

- detikFinance
Selasa, 28 Okt 2014 06:58 WIB
Tips Bagi yang Mau Jadi Pengembang Properti Kecil-kecilan
Jakarta - Pertanyaan dari Pembaca: Bulan Juli 2012 saya memutuskan mundur dari tempat saya bekerja dari perusahaan Curir Service yg sudah saya join selama 13 tahun. Saya Lulusan Akuntansi dan bekerja sebagai Senior Billing dan Collection namun saya punya hobi mendesain berbagai tipe rumah (menggunakan Auto Cad dan sketchup goegle), dua rumah yg saya miliki skearang hasil dari desain saya sendiri.

Saat memutuskan keluar dengan bermodalkan kavling tanah dari orang tua saya dan hasil penjualan 2 mobil. Saya sedang dalam proses Pengerjaan Rumah kedua type (120/70) 2 lantai yang rencananya saya untuk saya jual, karena saya memang berencana menjadi pengembang kecil kecilan mulai dari satu unit.

Setelah bangunan selesai dan sampai sekarang Rumah itu belum terjual harga yang saya tawarkan adalah Rp 1,1 miliar negotiable sekedar info rumah di Denpasar untuk tipe (100/50) harga di kisaran Rp 900 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya sudah tawarkan ke beberapa Broker, Property Agen dan saya juga pasarkan di situs onlone dari beberapa klien yang berminat belum ada yang mengajukan penawaran (rumah saya pernah di taksir nilainya oleh bank seharga Rp 1 miliar karena ada klien mau proses KPR).

Saat ini saya kembali bekerja menjadi admin dan agen di sebuah Agen Property sambil sekalian memasarkan Rumah tersebut dan saat ini kondisi keuangan saya tidak bagus karena semua modal tertahan di rumah tersebut.

Mohon saran dan Tips untuk pemasarannya, dan saya ingin berhasil menjadi pengembang properti karena saya menikmati mengaktualisasikan ide saya menjadi sebuah karya rumah.

Terima Kasih

Perman Sugiarta

Jawaban: Dear Pak Perman,

Dalam menjual barang/jasa memang harus memiliki penawaran yang menarik untuk calon pembeli dan Anda harus membuat strategi penawaran yang spesial sehingga iklan Anda membuat calon pembeli untuk datang dan menghubungi Anda.

Iklan rumah Anda tidak hanya tertulis kata DIJUAL dan nomor telpon penjual, namun perlu ditambahkan penawaran spesial untuk calon pembeli.

Berikut ini tips strategi penawaran agar iklan rumah Anda menarik :

1. Tetapkanlah target market Anda yang spesik dan detail: siapa calon pembeli yang Anda ingin tuju, umur dan kalangan mana? Pekerjaan dan profesi mereka apa? Dan di mana mereka tinggal.

Sehingga Anda bisa membuat isi penawaran iklan yang tepat kepada mereka dan penyebaran informasi rumah Anda pun sesuai target Anda. Anda juga bisa langsung tawarkan kepada tetangga terdekat, mungkin saja mereka ingin memperluas rumahnya.

2. Buatlah detail tentang rumah Anda yang sehingga menarik pembeli, misalnya : bahwa rumah ini 100% baru dibangun, arsitekturnya, material yang digunakan, surat-suratnya yang lengkap dan tidak bermasalah.

3. Berikanlah garansi dan jaminan, mungkin bisa berupa garansi dalam waktu tertentu jika rumah tersebut ada kerusakan, garansi surat-surat Anda akan urus jika suratnya bermasalah, garansi dicarikan pengontrak rumah, jika rumah tersebut oleh pembelinya mau dikontrakkan, garansi harga lekas naik, sebagai investasi yang baik.

Dan banyak hal lain, Anda bisa membuat macam-macam garansi dari hal-hal yang Anda temukan sebagai karyawan agen properti dari calon pembeli berupa apa saja keraguan dan hal yang mengecewakan calon pembeli disaat mereka ingin membeli rumah.

4. Buatlah pemberian bonus yang menarik dan gratis. Selain memberikan penawaran harga yang baik, Anda bisa tambahkan bonus dan hal lainnya yang bisa Anda berikan secara gratis, misalnya: gratis perabotan rumah, furniture atau alat elektronik, gratis biaya pengurusan notaris (yang Anda tanggung sendiri biayanya), gratis biaya jasa pengurusan KPR atau hal lainnya yang Anda bisa berikan gratis.

Pemberian ini sudah Anda perhitungkan dan biayanya bisa Anda sisihkan dari selisih keuntungan penjualan, dan jangan lupa untuk memberikan periode waktu tertentu saja, agar ada keterdesakan calon pembeli, sehingga mereka merasa tidak ingin melewatkan promo yang Anda berikan. Untuk menentukan bonus menarik ini, Anda bisa cari dan gali dari apa yang banyak diharapkan/diinginkan oleh para calon pembeli.

5. Kepada agen/broker properti, berikanlah juga komisi yang lebih menarik dan berbeda dari biasanya. Dan berikan juga bonus lainnya, sehingga mereka lebih bersemangat menjualkan properti Anda. Dan pilihlah agen/broker yang mempunyai semangat kerja yang baik, mempunyai strategi penjualan yang baik dan mempunyai relasi yang banyak.

6. Buatlah jadwal open house tertentu dengan promo-promo di atas sehingga Anda bisa mengumpulkan beberapa calon pembeli dalam satu waktu dan Anda bisa menjualnya secara langsung.

Namun yang perlu Anda perhatikan jika bertemu dengan para calon pembeli, bersikaplah seperti seorang teman bagi mereka, berlakulah sebagai seorang teman yang dapat memberikan solusi dan benefit kepada calon pembeli, sehingga mereka ingin membeli kepada Anda bukan karena barang yang Anda jual tetapi mereka tertarik karena solusi yang Anda tawarkan atas kebutuhan rumah mereka dan mereka tertarik atas benefit yang Anda berikan.

7. Pasanglah iklan Anda di lebih banyak tempat, media iklan di internet, membuat web/blog sendiri, majalah-majalah kawasan, sebar flyer/pamplet ke perumahan-perumahan sehingga lebih banyak menjangkau prospek.

Prospek/calon pembeli akan menarik dan menghubungi Anda karena mereka tertarik dengan penawaran dan promo yang Anda berikan.Dari promo-promo diatas buatlah 5-7 item alasan kenapa mereka harus membeli properti Anda.

Demikian tips yang bisa saya berikan, selamat menyusun kembali strategi penawaran Anda dan lakukanlah test dari setiap promo yang Anda berikan dan ukur hasilnya, jika masih kurang berhasil maka buatlah strategi yang baru dengan masukan/feedback dari calon pembeli sebelumnya.

Selamat untuk Anda dan semoga sukses. Artikel ini dijawab oleh Tim UKMSukses.com

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads