Simak Nih Tips Bisnis Mebel Antibangkrut!

Iim Rusyamsi - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2021 08:58 WIB
Cucu Suhayat (44) menyelesaikan pembuatan kerajinan suvenir di Bahbir Galeri, Jalan Terusan Bojongsoang Nomor 230, RT 01 RW 02, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (16/9/2019). Perajin asal Garut ini mendirikan produksi kerajinan suvenir ini sejak 4 tahun lalu. Mengandalkan kayu jati, pinus, mahoni bekas mebel Cucu menyulapnya menjadi kerajinan bernilai ekonomis.
Iim Rusyamsi. Foto: Dok. Pribadi
Jakarta -

Pertanyaan dari pembaca: Saya Wahyudi Sunarto, pelaku usaha di bidang bisnis mebel kecil di kota Surabaya mulai tahun 2012. Sekarang saya mengalami kebangkrutan yang luar biasa walau toko masih buka, tapi perputaran uang sudah nggak ada sama sekali.

Selain itu utang menumpuk di mana-mana,dan sudah sangat stres berpikir untuk bangkit walau masih ada motivasi. Apa yang bisa saya lakukan?

Jawaban:

Dear Pak Wahyudi,
Terima kasih untuk pernyataan dan pertanyaan dari anda. Sebagai pelaku usaha di bidang mebel seharusnya anda sudah memahami kendala-kendala apa saja yang akan anda alami dalam bisnis anda.

Paham akan modal yang anda gunakan tidak sedikit untuk usaha mebel anda ini. Mungkin saat pandemi seperti sekarang ini, hal yang harus anda lakukan adalah stop produksi sampai dengan keadaan kembali normal.

Resiko yang Akan Dihadapi Pengusaha Saat Pandemi
Saat ini merupakan cobaan yang sangat besar bagi semua pelaku usaha. Pandemi benar-benar melumpuhkan ekonomi mulai dari pelaku bisnis kecil sampai pengusaha besar, semua terkena dampaknya. Dari semua sektor usaha, semua juga mengalami masa sulit.

Bisnis mebel dengan modal yang besar namun keuntungan yang didapat juga pasti besar. Tapi saat kondisi seperti ini, saya paham akan kecemasan saudara tentang keberlangsungan usaha saudara. Berdasarkan pernyataan dari anda, saya akan sedikit memberikan tips untuk mengatasi permasalahan mebel anda.

Hentikan Produksi Mebel
Saat ini mungkin anda harus menghentikan sementara proses produksi anda. Dengan demikian, anda tidak harus mengeluarkan biaya untuk produksi lagi. Kalaupun harus berproduksi, buatlah produk yang harganya murah atau hanya memproduksi barang pesanan. Karena memang daya beli furniture saat ini sungguh lemah.

Usahakan anda tidak mengurangi karyawan produksi anda. Walaupun anda harus mengurangi gaji mereka. Jika perlu, gunakan sistem kerja shift. Jadi karyawan anda tidak kehilangan mata pencaharian.

Jual Mebel dengan Untung Minim
Masalah perputaran uang anda yang tidak ada sama sekali, mungkin anda bisa menyiasati dengan menjual mebel anda dengan harga serendah mungkin. Anda tetap harus mengambil untung walaupun sangat minim.

Gunakan uang hasil penjualan mebel itu untuk menutup hutang anda. Mulailah membereskan dari hutang yang terkecil. Anda juga bisa bergabung dengan marketplace online yang ada, sehingga jangkauan akses pemasarannya bisa lebih luas.

Dengan ada di marketplace online, konsumen akan bisa lebih memilih skema pembiayaan yang disediakan oleh marketplace tersebut.

Manfaatkan Kayu Limbah Produksi
Anda harus membaca peluang saat sekarang ini. Apa yang sedang orang bicarakan, barang apa yang sedang banyak dicari, dan juga survei terhadap toko mebel yang lain.

Saat ini, anda bisa membuat karya dari sisa kayu mebel. Seperti contoh yang saat ini sedang banyak dibicarakan orang adalah bunga dan tanaman. Anda harus bisa memanfaatkan peluang ini. Buatlah produk yang berhubungan dengan bunga dan tanaman tapi tentunya dengan harga yang super terjangkau.

Misal anda bisa membuat rak pot dari bahan kayu bekas. Buat produk semenarik mungkin, agar konsumen juga tertarik dan melirik produk anda. Pemanfaatan limbah kayu yang lain juga bisa anda buat sebagai pigura, jam dinding, hiasan dinding bahkan juga alat masak dapur.

Manfaatkan Bantuan UMKM dari Pemerintah
Dalam masa pandemi ini sebenarnya pemerintah juga tidak tinggal diam. Banyak sekali bantuan untuk UMKM dan pelaku bisnis yang lain. Anda bisa mencari tahu bantuan apa yang bisa anda dapatkan, sekiranya apakah anda masuk dalam kriteria penerima bantuan.

Walaupun terbilang bukan jumlah yang besar, tapi setidaknya pemerintah memberikan perhatian pada pelaku usaha.

Lakukan Promosi
Dengan anda menjual mebel anda dengan harga minim, pasti banyak orang yang akan melirik toko anda. Buat iklan di media sosial, jangan lupa membuat spanduk yang anda pasang di depan toko anda. Beri tulisan yang unik sehingga akan bisa menarik pembeli.

Ketika ada pelanggan yang berkunjung ke toko, anda bisa meminta nomor handphone mereka. Fungsinya adalah tentu saja untuk promo. Alih-alih pelanggan akan mendapatkan broadcast promosi atau edukasi, pasti membuat mereka tertarik untuk menyimpan nomor anda. Dengan demikian, anda sudah melakukan promosi gratis.

Jangan lupa sapa kontak yang ada di handphone anda sesekali. Tidak perlu setiap hari, karena itu akan mengganggu konsumen anda. Anda bisa melakukan broadcast message mungkin seminggu sekali, menawarkan produk yang baru dari toko anda, atau promo yang sedang anda adakan. Atau juga memberikan informasi, pengetahuan untuk edukasi konsumen anda.

Tetap Berpikir Positif dan Bersemangat
Memang tidak dipungkiri bahwa kondisi saat ini membuat banyak orang stres dengan keadaan. Namun anda tetap harus berpikir positif. Yakin bahwa semua akan segera membaik. Terus motivasi diri dan karyawan anda.

Berikan kalimat-kalimat positif tiap harinya. Agar anda dan karyawan anda tetap semangat sehingga akan memunculkan banyak ide-ide kreatif.

Bergabung dengan komunitas atau asosiasi yang berhubungan dengan industri mebel, akan banyak peluang pemasaran, akses informasi, akses pembiayaan serta lingkungan positif untuk usaha anda.

Sukses selalu.
Iim Rusyamsi

Simak Video: Tips Bisnis dan Investasi Ala Sri Mulyani

[Gambas:Video 20detik]



(ang/ang)