Konsultasi Perencanaan Keuangan

img_list
Koki Duit Rencana Keuangan untuk Hidup yang Lebih Baik
Follow detikFinance
Rabu 14 Sep 2016, 08:38 WIB

Usia Masih Muda, Perlukah Ikut Asuransi Jiwa?

Eko Endarto - detikFinance
Usia Masih Muda, Perlukah Ikut Asuransi Jiwa? Foto: Dok. Finansia Consulting
Jakarta - Pertanyaan:
Saya Diana (22 tahun), Saya mau tanya nih Pak, beberapa hari lalu saya ditawari teman kakak saya untuk ikut asuransi jiwa.

Memang sih Pak, preminya nggak mahal, cuma Rp 300.000 per bulan. Nggak terlalu berat sih untuk saya walaupun gaji saya nggak terlalu besar karena baru 2,5 tahun bekerja.

Nah teman-teman saya di kantor mengatakan bahwa saya belum perlu punya asuransi karena saya masih muda.

Bagaimana menurut Bapak? Perlu nggak saya punya asuransi? Kalau memang perlu, asuransi apa saja ?

Salam

Diana - Banten

Jawaban:
Halo Nova di Banten,

Senang sekali bisa kenal dengan Anda: masih muda tapi sudah tertarik dengan topik-topik perencanaan keuangan walaupun baru hanya sekedar membaca. Sebelum saya menjawab pertanyaan Anda, mungkin ada baiknya kalau saya cerita dulu tentang apa itu asuransi. Asuransi adalah suatu produk yang pada intinya memberikan layanan perlindungan atas risiko yang mungkin bisa terjadi pada diri atau barang/harta yang kita miliki. Artinya nih, kalau terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan (musibah misalnya) pada diri atau harta kita, maka asuransi akan menanggung semua risiko atas kerugian yang terjadi. Tentunya bila kita telah mengasuransikan diri atau harta kita.

Nah Nova, karena kita tidak bisa meramalkan dengan pasti kapan kita akan mengalami risiko tersebut, atau betulkah kita akan mengalami risiko tersebut, maka kita juga harus mengantisipasi kerugian uang yang mungkin muncul akibat risiko itu.

Jadi menurut saya, berapa pun usia Anda tidak berpengaruh terhadap pengambilan asuransi karena yang namanya musibah kan nggak lihat-lihat umur kan? Dan untuk Anda tahu, makin muda Anda mengambil asuransi, biasanya akan makin kecil premi yang harus Anda bayar, padahal Uang Pertanggungan yang didapat mungkin sudah lumayan besar.

Pertanyaannya sekarang, apa saja sih asuransi yang sebaiknya dimiliki? Nah, karena yang namanya risiko bisa terjadi pada diri dan harta kita, maka tentunya yang paling pas adalah kalau Anda melindungi semua yang Anda miliki baik itu diri maupun harta. Okelah, untuk melindungi harta mungkin Anda belum begitu perlu, karena mungkin harta Anda belum begitu banyak. Tapi untuk diri sendiri, Anda bisa memulainya dengan Asuransi Kesehatan bila memang urusan kesehatan tidak dicover kantor. Nah, kalau risiko kesehatan sudah dicover oleh kantor, maka Anda bisa memulai dengan membuka asuransi jiwa.

Nah, bicara Asuransi Jiwa, saat ini ada 2 jenis asuransi jiwa yang bisa Anda pilih, yaitu Asuransi Jiwa Konvensional dan Asuransi Jiwa Modern. Asuransi Jiwa Konvensional hanya menjual perlindungan yaitu proteksi atas jiwa, sementara Asuransi Jiwa Modern selain menjual proteksi juga menawarkan investasi. Artinya selain mendapatkan perlindungan atas jiwa kita, kita juga dimungkinkan mendapatkan hasil investasi atas dana kelolaan sebagian setoran premi kita.

Nah mana yang harus Anda pilih, memang semuanya tergantung kebutuhan, situasi dan kondisi Anda sendiri. Iya sih, pada dasarnya semua perlindungan itu baik. Tapi tentu saja kita harus bisa memilih yang mana tepat untuk kita.

Nah Diana, itu jawaban dari saya. Semoga cukup menjawab ya. (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed