Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Mar 2019 12:20 WIB

Kabar Baik! Facebook Indonesia Cari Bos Baru

Agus Tri Haryanto - detikFinance
Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Jakarta - Facebook Indonesia mencari bos baru. Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati telah mengundurkan diri.

Menurut juru bicara Facebook Indonesia, Sri Widowati secara resmi melepas jabatan yang diembannya selama tiga tahun terakhir itu per akhir Maret 2018.

Sejauh ini informasi yang didapat adalah bahwa wanita yang akrab disapa Wido itu mengundurkan diri karena memutuskan untuk mengembangkan kariernya di luar Facebook.

"Kami berterima kasih atas dampak positif yang telah Wido berikan selama tiga tahun terakhir dalam membantu menjalankan program-program Facebook di Indonesia dan kami berharap agar kesuksesan selalu menyertai langkah Wido ke depannya," kata Juru Bicara Facebook Indonesia, Kamis (28/3/2019).

Siapa penggantinya? Facebook Indonesia mengatakan bahwa mereka belum menentukan suksesor Sri Widowati. Berarti ada kesempatan untuk melamar di lowongan kerja (loker) ini.

"Pengantinya masih dicari," ucap si juru bicara.

Sri Widowati (Wido) ditunjuk sebagai bos Facebook Indonesia pada Maret tahun 2016 lalu. Hal itu tak lepas dari usaha Facebook memperkuat pucuk pimpinannya di Indonesia.

Wido fokus mendorong dukungan untuk bisnis internasional maupun di Indonesia dalam beragam industri seperti e-commerce, consumer goods atau produk konsumen, layanan finansial dan teknologi atau telekomunikasi.


Dalam keterangan perdananya selepas ditunjuk saat itu, ia mengungkapkan pengguna Facebook di Indonesia sangat aktif berinteraksi dan mereka adalah komunitas mobile-first yang senantiasa ingin terhubung satu sama lain maupun bisnis dengan cara yang lebih bermakna.

Video: Bos Facebook Indonesia Hengkang, Ini Alasannya

[Gambas:Video 20detik]



Selama beberapa tahun belakangan, Facebook telah mengalami pertumbuhan mencapai dua digit di Indonesia. Sedangkan Instagram, yang juga dinaunginya, telah berkembang 100% dari tahun sebelumnya.

Ketika itu, Instagram sendiri baru saja mengumumkan bahwa komunitasnya di Indonesia telah mencapai 22 juta, atau tumbuh sebesar 100% dibanding tahun sebelumnya.

(agt/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com