Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Jun 2019 12:23 WIB

Jepang Butuh 345.000 Pekerja, Gajinya 5 Kali Lebih Besar dari RI

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi Yen/Foto: Dikhy Sasra Ilustrasi Yen/Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Jepang mengumumkan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 345.150 orang, salah satunya bisa dipenuhi oleh pekerja asal Indonesia. Tentunya kesempatan tersebut sangat ditunggu-tunggu. Pasalnya gaji pekerja di Jepang diketahui lebih besar dibandingkan di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Ayub U Basalamah mengatakan, gaji di Jepang untuk jenis pekerjaan yang sama bisa lima kali lipat dari Indonesia.

"Besar (gaji di Jepang), Jepang itu sangat besar bisa sampai 4-5 kali lipat (dibandingkan Indonesia) dengan pekerjaan yang sama," kata dia kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (26/6/2019).


Gaji yang besar di Jepang sebanding dengan biaya hidupnya yang juga lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Meski begitu sisa gaji yang diterima setelah dikurangi pengeluaran masih akan tetap lebih besar.

"Memang taraf hidup masyarakat Jepang itu kan juga di atas Indonesia. Jadi memang biaya hidup juga tinggi di sana. Tapi pada prinsipnya hasil akan lebih besar," sebutnya.

Di samping gaji yang menggiurkan, bekerja di Jepang juga memberikan manfaat karena tenaga kerja Indonesia akan mendapatkan transfer keahlian. Keahlian yang didapat itu bisa dimanfaatkan ketika kembali ke Indonesia.

"Yang juga tidak kalah pentingnya dia akan bisa transfer keahlian setelah pulang dari Jepang. Di sini dia bisa membuka usaha-usaha sesuai keahlian dia (selama bekerja) di Jepang," tambahnya.


Pemerintah Indonesia sebelumnya telah meneken kerja sama dengan pemerintah Jepang mengenai ketenagakerjaan. Perjanjian ini berupa kerja sama penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) untuk bekerja di Jepang.

Pemerintah Jepang sendiri membuka peluang kerja pada 14 sektor bagi tenaga kerja asing dengan keterampilan spesifik. Total kuota tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang adalah 345.150 orang. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com