Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Feb 2019 16:40 WIB

Ini Sistem Penilaian Seleksi Pegawai Setara PNS yang Dimulai Besok

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Seleksi kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pegawai setara PNS tahap I dilaksanakan pada 23-24 Februari 2019. Pelamar rekrutmen PPPK yang bisa mengikuti seleksi kompetensi ialah mereka yang telah lulus pada seleksi administrasi.

Pengumuman seleksi administrasi tersebut dapat diketahui melalui kanal informasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat atau via laman resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) sscasn.bkn.go.id.

"Seleksi kompetensi terdiri dari tes kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer," ungkap Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan dalam keterangannya, Jumat (22/2/2019).

Masing-masing peserta diberikan waktu 100 menit untuk menyelesaikan tes kompetensi yang terbagi menjadi tiga sub tes yaitu, 40 soal Kompetensi Teknis, 40 soal Kompetensi Manajerial, dan 10 soal Kompetensi Sosio Kultural. Sedangkan untuk wawancara berbasis komputer peserta diberikan waktu 20 menit untuk menyelesaikan 10 soal.


Melalui tes tersebut setiap peserta berpeluang mendapatkan nilai maksimum pada masing-masing sub tes, yaitu kompetensi teknis sebanyak 120 dengan perolehan nilai 3 jika jawaban benar dan 0 jika salah atau kosong.

Kompetensi manajerial sebanyak 40 soal dengan jawaban benar bernilai 1 dan 0 jika salah atau kosong. Kompetensi sosio kultural sebanyak 20 sial dengan nilai 2 jika benar dan 0 jika jawaban salah atau kosong.

Sementara itu untuk wawancara berbasis komputer sebanyak 30 soal dengan nilai 3 atau 2 atau 1 untuk jawaban yang diberikan dan jika kosong atau tidak menjawab mendapat nilai 0.

Rangkaian seleksi tersebut dilakukan untuk menilai kesesuaian masing-masing kompetensi yang dimiliki peserta dengan standar kompetensi jabatan. Seleksi kompetensi juga dilaksanakan dengan mempertimbangkan integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi.

Selain itu, pada Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 disebutkan bahwa panitia seleksi instansi pengadaan PPPK dapat melakukan uji persyaratan fisik, psikologis, dan atau kesehatan jiwa dalam pelaksanaan seleksi kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan pada instansi pemerintah yang diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com