Pasar juga masih mencermati perkembangan data-data Ekonomi AS. Secara perlahan mulai menunjukkan pemulihan namun, belum cukup untuk lebih meyakinkan pasar bahwa AS telah pulih. Kebijakan uang ketat di China hampir luput dari pengamatan investor namun, selama China belum merubah kebijakannya maka investor tidak akan bereaksi berlebihan terhadap kondisi ini.
Pada perdagangan Kamis (25/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.596-3.636 dan resistance 3.700-3.724. Posisi indikator Candle yang hampir menuju area oversold mengindikasikan masih banyaknya tekanan jual. Dimungkinkan bagi IHSG untuk bergerak mixed. IHSG mencoba untuk rebound, meskipun masih dalam tren melemah. Saham-saham lapis kedua bisa menjadi pilihan untuk ditransaksikan sambil menunggu konfirmasi saham-saham unggulan untuk break and reversal.
(qom/qom)











































