Market Researh Indosurya

Market Researh Indosurya

- detikFinance
Kamis, 25 Nov 2010 17:45 WIB
Jakarta - Pelemahan selama beberapa hari yang melanda bursa saham Indonesia menjadikan beberapa saham unggulan sudah mendekati area oversold. Pasar mulai mengurangi kecemasan akan terjadinya perang yang lebih besar lagi di Semenanjung Korea. Apalagi China dan AS berupaya untuk mencegah perang tersebut terjadi dan menjaga agar perang tidak meluas. Akan tetapi, fokus investor saat ini ialah ke kawasan Eropa. Setelah penurunan rating Irlandia oleh S&P, investor mulai ragu-ragu akan kemampuan Irlandia dalam menyelesaikan permasalahan utangnya. Hal itu diperparah dengan adanya berita yang mengatakan negara selanjutnya yang akan mendapat dana talangan ialah Portugis. Sehingga pasar berspekulasi akan banyaknya negara-negara Eropa yang akan dibail-out.

Pasar juga masih mencermati perkembangan data-data Ekonomi AS. Secara perlahan mulai menunjukkan pemulihan namun, belum cukup untuk lebih meyakinkan pasar bahwa AS telah pulih. Kebijakan uang ketat di China hampir luput dari pengamatan investor namun, selama China belum merubah kebijakannya maka investor tidak akan bereaksi berlebihan terhadap kondisi ini.

Pada perdagangan Kamis (25/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.596-3.636 dan resistance 3.700-3.724. Posisi indikator Candle yang hampir menuju area oversold mengindikasikan masih banyaknya tekanan jual. Dimungkinkan bagi IHSG untuk bergerak mixed. IHSG mencoba untuk rebound, meskipun masih dalam tren melemah. Saham-saham lapis kedua bisa menjadi pilihan untuk ditransaksikan sambil menunggu konfirmasi saham-saham unggulan untuk break and reversal.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads