Bapindo Sekuritas: Komoditas Jadi Katalis IHSG

Bapindo Sekuritas: Komoditas Jadi Katalis IHSG

- detikFinance
Senin, 06 Des 2010 07:31 WIB
Jakarta - Walaupun sempat melemah tipis, pada perdagangan akhir pekan lalu (3/12) IHSG ditutup naik tipis sebesar 1,68 point atau 0,05% pada level 3.696,26. Berbeda dengan IHSG, LQ45 ditutup turun tipis sebesar 1,71 point atau sebesar 0,25% pada level 670,86. Saham-saham perbankan dan perkebunan menjadi penopang penguatan. Asing membukukan nett buy sebesar Rp 369,35 miliar.

Sementara itu pasar saham Asia sebagian besar melemah akibat aksi profit taking serta sentimen negatif dari China, yakni Bank Sentral China memperingatkan akan mengadopsi kebijakan moneter ketat pada 2011 untuk meredam kenaikan inflasi. Pasar saham Uni Eropa ditutup variatif dengan mayoritas turun akibat aksi profit taking serta sentimen negatif naiknya angka pengangguran US bulan November menjadi 9,8%, namun disisi lain Bank Sentral Uni Eropa memutuskan untuk melanjutkan menyediakan likuiditas jangka pendek terhadap perbankan di Uni Eropa untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk kedepannya.

Meskipun sempat melemah, pasar saham di US ditutup dengan mayoritas menguat. Walaupun data pengangguran bulan November naik menjadi 9,8% dari 9,6% pada bulan Oktober, namun naiknya purchasing manager index (PMI) non manufaktur yang dirilis oleh Institute Supply Management menjadi 55.0 mampu menjadi katalis positif bagi pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang pekan ini pergerakan bursa global akan dipengaruhi oleh keputusan Bank Sentral Korea Selatan, Australia, dan New Zealand yang mengeluarkan kebijakan akan menaikkan atau mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Selain itu rilisnya pertumbuhan kredit konsumer, klaim pengangguran mingguan, consumer sentiment, international trade dan treasury budget US juga akan menjadi arah penentu pergerakan pasar saham global.

Pada perdagangan akhir pekan lalu (3/12), IHSG ditutup naik tipis sebesar 1,68 point atau 0,05% pada level 3.696,26, sekaligus membentuk candle doji star atau bearish reversal patterns. Akan tetapi indikator stochastic serta Volume MA (14d) masih menunjukkan IHSG masih mempunyai peluang untuk naik. Akan tetapi semuanya ini membutuhkan konfirmasi lebih lanjut apakah sinyal ini valid atau tidak.

Sementara itu naiknya harga sejumlah komoditas seperti batubara, emas dan minyak mentah dunia bisa menjadi katalis positif bagi pasar. Pada perdagangan hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support 3.651,45 – 3.747,97 resistance.
Saham-saham pilihan hari ini: BRAU, TINS, TBIG, SMCB WIKA.
Saham-saham pilihan sepanjang pekan ini: ADRO, ITMG, JSMR, SMCB, TINS.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads