Indosurya Securities: IHSG Masih Penuh Keraguan

Indosurya Securities: IHSG Masih Penuh Keraguan

Indosurya Securities - detikFinance
Selasa, 21 Des 2010 09:48 WIB
Jakarta - HSG mengawali pekan ini dengan mendarat di zona negatif dengan turun sebanyak 12,76 poin (0,36%) di level 3.568,81. Total volume perdagangan BEI mencapai 5,70 miliar unit saham dengan nilai total Rp 6,69 triliun.

Sebanyak 69 saham naik, 155 saham turun, dan 71 saham stagnan. LQ-45 naik 0,10% ke 638,24 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,75% ke 511,31. Indeks sektoral saham bergerak mixed. Kenaikan dipimpin sektor pertambangan mencapai 2,08% ke level 3.038,94 disusul indeks sektor aneka industri naik 1,34% ke level 916,61; indeks perkebunan naik 1,10% ke level 2.145,30; indeks konsumer naik 0,96% ke level 1.046,95; dan indeks manufaktur naik 0,64 ke level 791,63.

Di sisi lain, indeks properti turun 3,26% ke level 198,75; indeks keuangan turun 2,36% ke level 458,20; indeks infrastruktur turun 0,65% ke level 798,21; indeks industri dasar turun 0,52% ke level 381,14; dan indeks perdagangan turun 0,28% ke level 458,45. Indeks MBX melemah dan DBX ditutup naik. IHSG masih mengalami net foreign sell sebesar Rp 58,23 miliar dengan total pembelian asing Rp 4,77 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 4,82 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Selasa (21/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.512-3.540 dan resistance 3.594-3.619. Candle yang terbentuk bullish harami sebelumnya diharapkan bisa melanjutkan tren kenaikan namun, dengan terbentuknya hammer pada perdagangan kemarin mengindikasikan kemungkinan adanya penurunan. Chart IHSG menunjukkan adanya keraguan untuk bergerak.

Bila hari ini, terdapat sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar maka diharapkan IHSG bisa melanjutkan kembali tren penguatan sebelum menutup akhir tahun. MACD kembali bergerak melemah. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mendekati area oversold namun, terlihat adanya upaya reversal.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads