Sebanyak 69 saham naik, 155 saham turun, dan 71 saham stagnan. LQ-45 naik 0,10% ke 638,24 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,75% ke 511,31. Indeks sektoral saham bergerak mixed. Kenaikan dipimpin sektor pertambangan mencapai 2,08% ke level 3.038,94 disusul indeks sektor aneka industri naik 1,34% ke level 916,61; indeks perkebunan naik 1,10% ke level 2.145,30; indeks konsumer naik 0,96% ke level 1.046,95; dan indeks manufaktur naik 0,64 ke level 791,63.
Di sisi lain, indeks properti turun 3,26% ke level 198,75; indeks keuangan turun 2,36% ke level 458,20; indeks infrastruktur turun 0,65% ke level 798,21; indeks industri dasar turun 0,52% ke level 381,14; dan indeks perdagangan turun 0,28% ke level 458,45. Indeks MBX melemah dan DBX ditutup naik. IHSG masih mengalami net foreign sell sebesar Rp 58,23 miliar dengan total pembelian asing Rp 4,77 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 4,82 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila hari ini, terdapat sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar maka diharapkan IHSG bisa melanjutkan kembali tren penguatan sebelum menutup akhir tahun. MACD kembali bergerak melemah. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mendekati area oversold namun, terlihat adanya upaya reversal.
(ang/ang)











































